Presiden Prabowo Minta Penjelasan Jaksa Agung terkait Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

Oleh Hidayat Taufik pada 15 Jul 2026, 13:37 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Istana Kepresidenan pada Sabtu (11/7/2026) malam. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan agenda tersebut merupakan rapat terbatas untuk membahas sejumlah perkembangan yang menjadi perhatian pemerintah.

Menanggapi isu yang menyebut Presiden memarahi Jaksa Agung, Prasetyo memilih tidak memberikan konfirmasi. Ia menegaskan pertemuan itu digelar agar Presiden memperoleh penjelasan langsung mengenai situasi yang sedang berkembang.

Prasetyo mengatakan pemerintah berupaya menjaga stabilitas nasional di tengah proses hukum yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Menurutnya, Presiden terus mengingatkan bahwa stabilitas menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, pemerintah berharap berbagai polemik yang muncul dapat ditekan sehingga tidak mengganggu jalannya pemerintahan.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung telah mengambil alih penanganan tiga perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diselidiki Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya. Seluruh perkara tersebut berkaitan dengan Febrie Adriansyah yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaksana Tugas Jampidsus Rudi Margono menjelaskan, pengalihan perkara dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan sekaligus memperkuat kerja sama antara Kejaksaan Agung dan Polri dalam mengusut kasus tersebut.

Ia menyebut koordinasi antarlembaga akan difokuskan pada pendalaman alat bukti, pengelolaan barang bukti, serta sinkronisasi langkah penyidikan agar penanganan perkara dapat berlangsung lebih optimal.

Adapun tiga perkara yang dialihkan mencakup dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan proyek batu bara PLTU, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel.