Gempa M7,7 Guncang NTT, 20 Warga Tewas dan 6 Orang Terluka

Oleh Desti Dwi Natasya pada 15 Aug 2026, 15:55 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah timur Indonesia pada Sabtu (15/08/2026) menyebabkan sedikitnya 20 orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan Basarnas, dua warga juga masih tertimbun reruntuhan dan proses pencarian serta evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kepala Basarnas Maumere Fathur Rahman mengatakan para korban ditemukan dalam proses evakuasi di kawasan sekitar pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gempa yang terjadi sekitar pukul 04.58 WIB tersebut juga memicu gelombang tsunami kecil dengan ketinggian kurang dari satu meter di sejumlah titik.

BMKG kemudian mencabut peringatan dini tsunami sekitar tiga jam setelah gempa utama terjadi.

Akses menuju wilayah terdekat dengan pusat gempa di Kabupaten Nagekeo masih mengalami kendala akibat material longsor yang menutup jalur darat serta terputusnya jaringan komunikasi.

Tim penolong berupaya mencapai lokasi melalui jalur laut dengan menggunakan kapal feri.

Sementara itu, BNPB mencatat sekitar 2.000 warga Nagekeo telah mengungsi akibat gempa tersebut.

Sejumlah rumah, gudang, dan fasilitas publik dilaporkan mengalami kerusakan parah, sementara pemadaman listrik dan kemacetan lalu lintas juga terjadi di sejumlah lokasi.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut sebagian besar korban meninggal dunia akibat tertimpa puing bangunan ketika sedang tidur.

Guncangan gempa berlangsung sekitar satu menit dan terasa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Sulawesi Selatan.

Di Kabupaten Ende, sebuah rumah sakit bahkan mengevakuasi seluruh pasien ke area terbuka sebagai langkah antisipasi terhadap gempa susulan.

BMKG mencatat gempa tersebut merupakan gempa dangkal dengan kedalaman 15 kilometer, sementara wilayah Flores sebelumnya pernah mengalami gempa mematikan berkekuatan M7,5 pada 1992.

Pusat Peringatan Tsunami Australia menyatakan gempa tersebut tidak berdampak terhadap wilayah daratan maupun teritori Australia.