Mantan Profesor Cambridge Jason Arday Ditemukan Meninggal di London

Oleh Zahra Zahwa pada 15 Aug 2026, 20:25 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Jason Arday, mantan profesor University of Cambridge, ditemukan meninggal di London pada Jumat. Kabar tersebut muncul beberapa hari setelah ia mengundurkan diri dari jabatannya.

Polisi Metropolitan London mengatakan seorang pria berusia 41 tahun ditemukan tidak sadarkan diri di Battersea, London selatan. Petugas kemudian menyatakan pria tersebut meninggal di lokasi.

Polisi tidak menyebut identitas pria tersebut. Namun, sejumlah media Inggris melaporkan bahwa pria itu adalah Arday.

Arday merupakan seorang sosiolog yang sebelumnya mendapat perhatian luas di Cambridge. Ia dikenal sebagai profesor kulit hitam termuda yang pernah menjabat di universitas tersebut.

Namun, situasinya berubah pada bulan lalu. Media mulai menyoroti dugaan plagiarisme dalam karya akademiknya.

Selain itu, muncul pula pertanyaan mengenai sejumlah klaim terkait prestasi olahraga dan kegiatan penggalangan dana yang pernah ia sampaikan. Sorotan tersebut kemudian berkembang menjadi kontroversi yang lebih luas.

Arday akhirnya mengundurkan diri dari Cambridge beberapa hari sebelum ditemukan meninggal. Polisi masih menangani kasus tersebut dan belum mengungkap penyebab kematiannya.

Sementara itu, Wakil Rektor Cambridge Deborah Prentice menyampaikan kesedihan atas kabar tersebut. Ia mengatakan pihak universitas sangat terpukul mendengar berita tragis itu.

Hingga kini, pihak berwenang belum menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai keadaan yang menyebabkan Arday ditemukan tidak sadarkan diri.