JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim federal memerintahkan pemerintahan Donald Trump menyerahkan dokumen rencana renovasi John F. Kennedy Center for the Performing Arts kepada anggota dewan sebelum voting penting terkait penutupan sementara gedung budaya tersebut.
Hakim Distrik AS Christopher Cooper menyatakan anggota dewan dari Kongres, Joyce Beatty, berhak memperoleh informasi lengkap agar dapat berpartisipasi secara bermakna dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung di Gedung Putih pada Senin.
Dalam putusannya, hakim menilai proyek renovasi besar yang berpotensi melibatkan pembongkaran sebagian bangunan nasional itu tidak mungkin disiapkan secara mendadak sehingga dokumen konkret harus tersedia untuk seluruh anggota dewan.
Pemerintah sebelumnya beralasan bahwa rencana renovasi masih bersifat awal dan belum final, namun hakim menyebut argumen tersebut sulit diterima karena sejumlah keputusan teknis disebut sudah mulai diterapkan di lapangan.
Beatty juga menggugat aturan baru dewan yang melarang anggota ex-officio memberikan suara, meski hakim belum memerintahkan agar dirinya diizinkan ikut voting karena masih dapat menyampaikan keberatan resmi dalam rapat.
Rencana penutupan selama dua tahun yang disebut akan dimulai Juli mendatang memicu kekhawatiran para pakar seni karena dinilai dapat menurunkan penjualan tiket, mengganggu jadwal pertunjukan, serta membuat donor dan seniman beralih ke lembaga lain.