JAKARTA, Cobisnis.com – United States Department of Defense mengumumkan identitas enam personel Angkatan Udara Amerika Serikat yang tewas setelah pesawat pengisian bahan bakar udara jenis KC-135 Stratotanker jatuh di wilayah barat Iraq pada Kamis lalu.
Enam korban terdiri dari Mayor John A. Klinner, Kapten Ariana G. Savino, Tech Sgt. Ashley B. Pruitt, Kapten Seth R. Koval, Kapten Curtis J. Angst, dan Tech Sgt. Tyler H. Simmons yang seluruhnya sedang menjalankan misi militer saat insiden terjadi.
Militer Amerika menyatakan kecelakaan itu tidak disebabkan oleh serangan musuh maupun tembakan dari pasukan sendiri, sementara satu pesawat lain yang terlibat dalam insiden yang sama berhasil mendarat dengan selamat.
Tiga korban bertugas di satuan pengisian bahan bakar udara pangkalan MacDill Air Force Base, sedangkan tiga lainnya berasal dari pangkalan Garda Nasional Udara di Columbus.
Peristiwa ini membuat jumlah personel militer Amerika yang tewas terkait konflik dengan Iran meningkat menjadi 13 orang dalam beberapa waktu terakhir.
Sejumlah pejabat negara bagian serta keluarga korban menyampaikan duka mendalam dan menilai para penerbang tersebut sebagai personel berdedikasi tinggi yang menjalankan tugas berisiko demi mendukung operasi pertahanan jarak jauh Amerika Serikat.