Heboh! Gianni Infantino Dituding Biayai ‘Ani-Ani’ Saat Masih di UEFA

Oleh Hidayat Taufik pada 08 Aug 2026, 14:19 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi perhatian publik setelah dirinya diterpa tudingan terkait dugaan penggunaan dana UEFA ketika masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal organisasi tersebut.

Infantino memimpin Sekretariat UEFA pada periode 2009-2016. Isu tersebut muncul di tengah kontroversi mengenai rencana FIFA yang hendak mengembangkan skema komersialisasi Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise dengan melibatkan investor swasta.

Gagasan tersebut menuai penolakan dari sejumlah konfederasi sepak bola dunia. UEFA, CONCACAF, dan AFC termasuk pihak yang menyuarakan keberatan terhadap rencana tersebut. FIFA akhirnya menghentikan proposal itu setelah mendapat tekanan dari berbagai pihak, termasuk ancaman boikot terhadap turnamen Piala Dunia.

Setelah polemik tersebut mencuat, muncul pula tudingan terhadap Infantino terkait seorang kolega perempuan yang pernah bekerja di UEFA. Ia disebut memberikan sejumlah keuntungan kepada kolega tersebut selama masih menduduki posisi sebagai Sekretaris Jenderal.

Kolega perempuan itu dikabarkan mendapat promosi ke posisi manajemen dan memperoleh peningkatan gaji sekitar 30 persen. Penghasilannya disebut mencapai kurang lebih 160 ribu franc Swiss.

Tudingan lainnya menyebut adanya bantuan untuk membiayai pendidikan MBA kolega tersebut. Infantino juga dituduh menggunakan jaringan yang dimilikinya untuk membantu koleganya memperoleh posisi tertentu setelah dirinya meninggalkan UEFA.

Meski demikian, pihak Infantino membantah seluruh tuduhan tersebut. FIFA menyatakan tidak ada dasar yang membuktikan adanya perilaku tidak pantas maupun pelanggaran aturan yang dilakukan Infantino.

Juru bicara FIFA mengatakan kepada The Telegraph bahwa Infantino menolak keras seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya. Menurut pihak FIFA, kabar tersebut merupakan fitnah.

FIFA juga menegaskan bahwa selama Infantino berkarier di UEFA maupun FIFA, tidak ada karyawan yang secara resmi mengajukan keluhan terkait dugaan perilaku tidak pantas yang dilakukan oleh dirinya.

Infantino mulai menjabat sebagai Presiden FIFA pada 2016. Sebelum menduduki posisi tersebut, ia dikenal sebagai salah satu pejabat penting UEFA dan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal selama tujuh tahun.

Dalam kehidupan pribadinya, Infantino menikah dengan Leena Al Ashqar pada 2001. Leena sebelumnya diketahui pernah bekerja di Asosiasi Sepak Bola Lebanon. Pasangan tersebut kini memiliki empat orang anak.