Jamkrindo

Indonesia Hentikan Pengiriman Satgas Maritime Task Force ke UNIFIL Lebanon

Oleh Hidayat Taufik pada 01 Feb 2026, 14:32 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut memastikan Indonesia tidak lagi mengirimkan pasukan Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat menyambut kepulangan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/2/2026).

“Untuk misi MTF UNIFIL, kemungkinan besar Indonesia tidak akan mengirimkan kontingen lagi,” ujar Ali.

Dengan keputusan ini, Satgas MTF TNI Kontingen Garuda XXVIII-P yang dipimpin Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah menjadi kontingen terakhir Indonesia dalam misi maritim UNIFIL. Penghentian tersebut dilakukan seiring dengan keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tidak melanjutkan mandat misi MTF di Lebanon.

“Ini memang penugasan terakhir karena dari PBB sendiri misi MTF tidak diperpanjang,” jelas Ali.

KRI Sultan Iskandar Muda kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan misi perdamaian selama 1 tahun 2 bulan di Lebanon. Kapal perang korvet kelas SIGMA itu membawa pulang 120 prajurit, terdiri dari 105 awak kapal dan 15 personel pendukung, termasuk unsur penerbangan, kesehatan, intelijen, psikologi, penerangan, Kopaska, dan penyelam.

Selama bertugas sejak 17 Januari 2025, Satgas MTF melaksanakan 33 tugas operasi, dengan mayoritas berupa patroli maritim di Laut Mediterania. Selain itu, KRI Sultan Iskandar Muda juga aktif menjalankan diplomasi angkatan laut melalui 150 latihan bersama dengan angkatan laut negara sahabat.

Atas kontribusinya, kapal perang tersebut menerima berbagai penghargaan internasional, antara lain Letter of Appreciation, UN Medal, LAF Medal, Medali Duta Budaya RI, serta Tanzani Medal.

Penugasan KRI Sultan Iskandar Muda dinilai sejalan dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.