Jamkrindo Syariah dan Privy Perkuat Sinergi Digital Penjaminan

Oleh Rizki Meirino pada 08 Oct 2026, 13:47 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Penjaminan Jamkrindo Syariah memperkuat digitalisasi Jamkrindo Syariah melalui kerja sama dengan PT Privy Identitas Digital dalam pemanfaatan layanan tanda tangan elektronik. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung akselerasi proses bisnis penjaminan syariah agar semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah serta mitra usaha.

Kerja sama ini ditandai dengan seremonial penandatanganan yang dihadiri Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Jamkrindo Syariah Loesdarwanto, didampingi Kepala Divisi Pemasaran Non Cash Loan M. Rozi Yonata, Kepala Divisi SDM dan Umum Indriany, serta Kepala Desk TI Pajar Saputra. Dari PT Privy Identitas Digital, kegiatan dihadiri Chief Business Officer Brata Rafly dan Senior Business Development Syifa Karina.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Jamkrindo Syariah mendorong digitalisasi proses bisnis untuk menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan dunia usaha. Sebagai perusahaan penjaminan yang menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah, perusahaan juga terus mengembangkan proses bisnis dengan memperhatikan tata kelola, keamanan, kepatuhan, dan prinsip syariah.

Pemanfaatan tanda tangan elektronik menjadi salah satu langkah dalam digitalisasi Jamkrindo Syariah. Saat ini, teknologi tersebut telah diterapkan dalam proses penjaminan Customs Bond sebagai tahap awal digitalisasi dokumen penjaminan dan penyederhanaan proses administrasi yang melibatkan berbagai pihak.

Ke depan, Jamkrindo Syariah melihat peluang untuk memperluas penggunaan tanda tangan elektronik pada produk penjaminan lainnya. Perluasan tersebut akan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta kesiapan dan penerimaan seluruh pihak berkepentingan, khususnya Penerima Jaminan atau Obligee terhadap penggunaan tanda tangan elektronik pada Sertifikat Kafalah.

Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Jamkrindo Syariah Loesdarwanto menyampaikan bahwa digitalisasi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung akselerasi bisnis perusahaan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak hanya mengubah proses manual menjadi digital, tetapi juga harus memberikan nilai tambah bagi layanan penjaminan.

“Digitalisasi bagi Jamkrindo Syariah bukan hanya mengenai perubahan proses dari manual menjadi digital, tetapi bagaimana teknologi dapat memberikan nilai tambah terhadap layanan penjaminan, mempercepat proses bisnis, serta memberikan kemudahan bagi nasabah dan mitra. Kami berharap kerja sama dengan Privy dapat menjadi salah satu langkah dalam membangun proses bisnis penjaminan syariah yang semakin efektif dan terintegrasi,” ujar Loesdarwanto.

Sebagai bagian dari PT Jamkrindo dan Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo Syariah juga terus mendorong penguatan sinergi dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung transformasi di lingkungan grup. Kolaborasi dengan Privy diharapkan dapat mendukung pengembangan proses bisnis perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi Jamkrindo Syariah dalam ekosistem IFG.

Melalui pemanfaatan teknologi, proses bisnis penjaminan diharapkan dapat dikembangkan secara bertahap sehingga mampu merespons kebutuhan nasabah dan mitra usaha dengan lebih cepat. Pengembangan tersebut tetap diarahkan untuk menjaga aspek keamanan, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan.

Kerja sama dengan Privy juga diharapkan menjadi awal pengembangan sinergi yang lebih luas dalam mendukung transformasi digital Jamkrindo Syariah. Kolaborasi antara perusahaan penjaminan dan penyedia teknologi digital tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem layanan keuangan dan penjaminan syariah yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Jamkrindo Syariah menyampaikan apresiasi kepada PT Privy Identitas Digital atas sinergi dan dukungan dalam proses transformasi digital perusahaan. Ke depan, kedua pihak diharapkan dapat terus membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi perusahaan, nasabah, dan mitra usaha sekaligus mendukung pengembangan bisnis penjaminan syariah di Indonesia.