JAKARTA, Cobisnis.com – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Prof. Dr. Aminuddin Kasim, menilai perkara yang melibatkan BNI Cabang Parigi dan nasabah dapat diselesaikan melalui mekanisme restorative justice. Menurutnya, penyelesaian damai dapat ditempuh sepanjang hak nasabah telah dipulihkan dan para pihak telah mencapai kesepakatan.
Aminuddin menjelaskan hubungan hukum antara bank dan nasabah pada dasarnya merupakan hubungan perdata atau bisnis. Karena itu, apabila sengketa telah diselesaikan secara damai, penyelesaian di luar jalur litigasi dapat menjadi pilihan yang lebih proporsional dan mengedepankan kemanfaatan bagi semua pihak.
Menurutnya, kesepakatan yang dibuat para pihak memiliki kekuatan hukum yang mengikat sebagaimana diatur dalam prinsip hukum perdata. Apabila penyelesaian di luar pengadilan telah diterima oleh kedua belah pihak, maka hubungan hukum tersebut pada dasarnya telah berakhir dan memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang bersengketa.
Aminuddin juga menilai paradigma penegakan hukum saat ini semakin menitikberatkan pada pemulihan hak korban, bukan semata-mata penghukuman. Dalam konteks tersebut, ketika nasabah telah memperoleh haknya kembali dan menerima penyelesaian damai, aspek keadilan secara sosiologis dinilai telah terpenuhi.
Ia menambahkan bahwa penegakan hukum tetap harus memberikan kepastian hukum, tetapi tidak boleh mengabaikan rasa keadilan dan kemanfaatan. Menurutnya, hukum yang diterapkan secara terlalu kaku justru berpotensi melahirkan ketidakadilan baru bagi para pihak.
Lebih lanjut, Aminuddin menyebut tujuan utama hukum adalah menciptakan perdamaian dalam masyarakat. Oleh sebab itu, penyelesaian damai yang disertai pemulihan kerugian dapat menjadi solusi yang lebih bermanfaat dibanding memperpanjang konflik melalui proses hukum yang berkepanjangan.
Meski demikian, proses penyidikan masih terus berjalan di Polda Sulawesi Tengah. Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengatakan penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan sesuai prosedur, meski kerugian nasabah telah dikembalikan oleh pihak terlapor.
Djoko menegaskan bahwa perkara tersebut masih harus melalui tahapan pemeriksaan sebelum diambil keputusan akhir. Apabila seluruh persyaratan hukum telah terpenuhi, termasuk adanya perdamaian antara para pihak, kasus BNI Parigi Moutong dapat dipertimbangkan untuk diselesaikan melalui mekanisme restorative justice sesuai ketentuan yang berlaku.