JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden penembakan terhadap seorang karyawan PT Freeport Indonesia di area tambang Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Korban diketahui bernama Simson Mulia (48), seorang karyawan perusahaan tambang tersebut. Berdasarkan keterangan medis, korban meninggal dunia akibat luka tembak di bagian bawah telinga, dengan peluru masuk dari sisi kanan dan keluar di bagian kiri.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap pelaku penembakan.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran Polres Mimika akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku penembakan ini,” ujar Faizal dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat keamanan.
Kronologi Kejadian
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama rekannya baru saja menyelesaikan pekerjaan survei di area tambang.
Menurut keterangan saksi yang merupakan sopir kendaraan, korban sedang merapikan perlengkapan survei di bagian belakang mobil pikap setelah pekerjaan selesai dilakukan.
“Korban berada di belakang kendaraan pikap ketika terdengar dua kali suara letusan dari arah yang belum dapat dipastikan,” kata Yusuf.
Setelah suara tembakan terdengar, saksi melihat korban terjatuh dan helm yang dikenakannya terlepas. Saksi kemudian segera menghubungi base camp menggunakan handy talkie (HT) untuk meminta bantuan evakuasi.
Tim keamanan dan tenaga medis kemudian bergerak menuju lokasi kejadian. Namun dalam perjalanan, aparat sempat menerima tembakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berada di perbukitan sekitar lokasi.
Meski demikian, tim tetap memprioritaskan evakuasi korban agar segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Korban kemudian dibawa ke RS SOS Mile 68 untuk mendapatkan perawatan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.31 WIT.
Setelah proses pemulasaraan selesai, jenazah korban diterbangkan dari Timika menuju Jakarta pada Kamis (12/3/2026). Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Bandung, Jawa Barat, untuk diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan.
Tanggapan PT Freeport Indonesia
Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati mengonfirmasi bahwa peristiwa penembakan terjadi pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIT di area tambang terbuka Grasberg.
“Kami menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga korban dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan,” kata Katri dalam keterangan tertulis.
Ia menegaskan perusahaan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan keselamatan seluruh karyawan dan pihak yang berada di wilayah operasional.
“Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta pihak di wilayah operasional tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.