JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump kembali meminta warga Amerika Serikat menerima tekanan ekonomi jangka pendek di tengah dampak perang dengan Iran.
Pemerintah Amerika Serikat menyebut kenaikan harga energi saat ini hanya bersifat sementara dan diyakini akan membaik setelah ancaman dari Iran dinilai berkurang.
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan lonjakan harga bahan bakar bersifat sementara, sementara pejabat energi menilai pengorbanan jangka pendek dibutuhkan untuk hasil jangka panjang.
Namun banyak warga Amerika masih meragukan janji tersebut karena pengalaman kebijakan tarif tahun sebelumnya belum memberi hasil ekonomi sesuai harapan.
Data ekonomi menunjukkan lapangan kerja manufaktur belum pulih secara signifikan dan pertumbuhan ekonomi Amerika tetap melambat dalam beberapa kuartal terakhir.
Survei terbaru juga memperlihatkan mayoritas masyarakat memperkirakan harga bahan bakar masih akan meningkat dalam satu tahun ke depan.