JAKARTA, Cobisnis.com - Apakah kamu punya kebiasaan duduk berlama-lama di toilet sambil membuka media sosial? Mulai sekarang coba tidak melakukannya lagi, ya!
Sebab, kebiasaan buruk tersebut dapat menimbulkan wasir. Ya, mungkin kamu sangat familiar dengan gangguan pencernaan tersebut. Penyebab wasir ditandai dengan rasa sakit, gatal, iritasi, dan terkadang pendarahan di daerah anus.
"Wasir adalah pembuluh darah yang membengkak di rektum bagian bawah dan anus. Meskipun setiap orang memiliki pembuluh darah ini, gejala baru muncul ketika pembuluh darah tersebut membesar atau meradang, yang dapat terjadi karena beberapa faktor," ungkap Dr. David L Schwarzbaum, ahli gastroenterologi dikutip dari Huffpost, Selasa (18/08/2026).
Dr Schwarzbaum menjelaskan, salah satu penyebab umumnya adalah karena duduk di toilet terlalu lama. Hal ini karena ketika bokong seseorang berada di ruang dudukan toilet, darah akan berkumpul di titik terendah dan menyebabkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di anus, yang menyebabkan wasir.
Sementara, Dr. Prasun Shah ahli gastroenterologi dari Memorial Hermann, menambahkan bahwa ketika seseorang duduk terlalu lama, gravitasi bekerja melawan, yang menyebabkan sirkulasi darah yang buruk.
"Duduk dalam waktu lama dapat mengganggu aliran darah ke dan dari area rektum, menyebabkan darah menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan pembengkakan," katanya.
Selain duduk terlalu lama, mengejan terlalu keras saat buang air besar juga dapat menyebabkan wasir.
"Mencoba ‘mendorong’ buang air besar juga meningkatkan tekanan pada pembuluh darah anorektal dan merupakan penyebab umum wasir. Saya sering menasihati pasien saya bahwa ketika mereka merasa ingin buang air besar, pergilah ke toilet, hindari mengejan, dan jika mereka tidak dapat buang air besar saat itu, maka bangun dan coba lagi di lain waktu ketika mereka merasa ingin buang air besar lagi," ujar Dr. Schwarzbaum.
Lantas, berapa lama waktu ideal untuk buang air besar di toilet?
"Secara umum, saya menyarankan untuk membatasi waktu buang air besar maksimal 10-15 menit untuk mengurangi risiko wasir. Saya juga menyarankan mereka untuk menghindari bermain ponsel atau membaca dalam waktu lama di toilet," sara Dr. Schwarzbaum.
Lebih lanjut, Dr. George Pavlou ahli gastroenterologi di Gastroenterology Associates of New Jersey menyarankan untuk tetap mengonsumsi serat dan banyak minum untuk mencegah wasir.
"Cara terbaik untuk menghindari wasir adalah dengan minum banyak cairan, mengonsumsi makanan kaya serat, berolahraga, dan menghindari mengejan berlebihan saat buang air besar. Ini termasuk selama kehamilan, yang merupakan penyebab utama wasir," jelasnya.
Sementara, Dr. Schwarzbaum berpesan, dan mencatat bahwa mencegah sembelit juga merupakan kunci untuk mencegah wasir.
"Ini dimulai dengan pola makan sehat, dan yang terpenting adalah mengonsumsi 25-30 gram serat setiap hari dan cukup minum air. Jika ini tidak cukup, mungkin perlu menggunakan obat pencahar. Selain itu, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, menghindari duduk terlalu lama di toilet dan berolahraga secara teratur juga terbukti dapat mencegah wasir," ungkap Dr. Schwarzbaum.
Dr. Shah juga menyarankan untuk tidak menunda buang air besar.
"Menahan buang air besar dapat membuat tinja lebih kering dan lebih sulit dikeluarkan. Kamu juga harus berusaha menjaga kebersihan area anus untuk mencegah iritasi.Saat duduk di toilet, gunakan bangku kecil untuk sedikit mengangkat kaki. Ini dapat membantu mencapai posisi jongkok yang lebih alami, sehingga memudahkan untuk mengeluarkan tinja tanpa mengejan," pungkas Dr. Shah.