Kemarau Picu Risiko Kebakaran, Damkar Bogor Beberkan Penyebab yang Paling Sering Terjadi

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 12 Jul 2026, 19:44 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan cuaca panas membuat berbagai material lebih mudah terbakar. Api juga lebih cepat merambat saat kondisi lingkungan kering.

Yudi meminta masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, tindakan kecil yang terlihat sepele bisa berujung pada kebakaran besar.

Ia menegaskan masyarakat harus memastikan tidak ada sumber api yang ditinggalkan setelah beraktivitas. Langkah sederhana itu dinilai mampu mengurangi risiko kebakaran selama musim kemarau.

Menurut Yudi, pembakaran sampah masih menjadi salah satu penyebab kebakaran yang sering ditemukan. Puntung rokok yang dibuang sembarangan juga berpotensi memicu api ketika jatuh di area kering.

Data Damkar Kabupaten Bogor menunjukkan sepanjang Juni hingga Juli 2026 telah terjadi 34 kasus kebakaran. Angka tersebut menjadi sinyal bahwa risiko kebakaran mulai meningkat seiring kondisi cuaca.

Dari total kejadian itu, sebanyak 12 kasus merupakan kebakaran lahan, kebun, tempat pembuangan sampah, dan area sejenis. Sebagian besar dipicu oleh kelalaian manusia.

Damkar mengajak masyarakat saling mengingatkan agar lebih disiplin dalam mencegah kebakaran. Upaya pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah api membesar.

Musim kemarau diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Karena itu, kewaspadaan seluruh masyarakat menjadi kunci untuk menekan jumlah kebakaran di wilayah Kabupaten Bogor.