JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 172 mahasiswa peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengalami keluhan kesehatan setelah mengikuti kegiatan Pra pendidikan atau Pradik pada Senin, 28 September 2026.
Para mahasiswa dilaporkan mengalami sejumlah keluhan seperti mual, muntah, hingga pusing. RSUD Dr Soetomo Surabaya kemudian melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu penyebab kejadian tersebut.
Kabag Umum RSUD Dr Soetomo Robeth Jabbar mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi para mahasiswa sekaligus mengetahui penyebab keluhan kesehatan yang terjadi.
Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap sisa makanan dari kegiatan Pradik. Tim medis juga mengambil spesimen langsung dari mahasiswa yang terdampak untuk kemudian diperiksa di laboratorium.
Sampel makanan dan pemeriksaan rectal swab telah dikirim ke sejumlah laboratorium yang berwenang. Pemeriksaan dilakukan di Puslabfor Polda Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat atau Labkesmas, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.
RSUD Dr Soetomo juga telah melaporkan kejadian dugaan keracunan makanan tersebut kepada Dinas Kesehatan terkait. Saat ini pihak rumah sakit masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium.
Robeth mengatakan hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya. Kesimpulan dari pengujian tersebut juga akan menjadi dasar dalam mengambil tindakan medis berikutnya.
Selain pemeriksaan medis, RSUD Dr Soetomo melakukan koordinasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga terkait kondisi para peserta didik. Evaluasi juga dilakukan terhadap penyediaan konsumsi dalam kegiatan Pradik.
Pihak rumah sakit meminta perhatian panitia penyelenggara terkait kebersihan dan keamanan konsumsi yang diberikan kepada peserta. Evaluasi penyediaan makanan kini dibahas bersama pihak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.
Hingga laporan ini disusun, Universitas Airlangga belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Pihak kampus dijadwalkan memberikan penjelasan dalam konferensi pers di RSUD Dr Soetomo pada Selasa, 29 September 2026.