JAKARTA, Cobisnis.com - Minum segelas air sebelum tidur sangatlah penting agar tetap terhidrasi sepanjang malam.
Tapi, baru-baru ini sebuah pertanyaan muncul di media sosial. Apakah kebiasaan minum air sebelum tidur dapat mencegah serangan jantung dan mengurangi risiko stroke?
Dijelaskan Dr. Swarup Swaraj Pal, Konsultan Senior, Ahli Bedah Kardiovaskular dan Toraks, Rumah Sakit Gleneagles, Parel, bahwa tidak sesederhana itu. Bahwa minum air sebelum tidur dapat mencegah serangan jantung.
"Tidak ada bukti kuat bahwa minum segelas air putih sebelum tidur secara langsung mencegah serangan jantung atau stroke. Kesehatan kardiovaskular lebih bergantung pada menjaga hidrasi yang cukup sepanjang hari, mengontrol tekanan darah, mengelola kolesterol dan diabetes, tetap aktif dan mengikuti gaya hidup sehat untuk jantung," jelasnya dilansir dari laman Indianexpress, Minggu (13/9/2026).
Jadi, seberapa penting untuk tetap terhdiasi selama tidur?
Air membantu menjaga volume dan sirkulasi darah tetap normal. Namun, itu tidak berarti minum lebih banyak air pada waktu tertentu memberikan perlindungan ekstra.
"Minum air membantu menjaga volume dan sirkulasi darah tetap normal, tetapi tidak ada bukti bahwa minum segelas air sebelum tidur secara signifikan dapat memberikan efek perlindungan khusus terhadap serangan jantung atau stroke. Hidrasi yang cukup lebih penting daripada minum pada satu waktu tertentu," ucap Dr. Pal.
Apa yang terjadi di malam hari?Secara alami, kita bisa tidak minum air selama beberapa jam saat tidur. Bagi kebanyakan orang yang sehat, dehidrasi ringan semalaman ini kecil kemungkinannya dapat memicu serangan jantung atau stroke.
"Namun, ketika dehidrasi parah dapat mengurangi volume darah dan membuat darah lebih pekat, yang dapat memengaruhi sirkulasi dan berpotensi meningkatkan risiko pembekuan darah, terutama pada individu yang rentan," ujarnya.
Jadi, yang menjadi kekhawatiran bukanlah bahwa setiap orang perlu minum segelas air sebelum tidur untuk mencegah darah mereka menjadi terlalu pekat di malam hari. Yang terpenting adalah menghindari kekurangan cairan.
Bagi kebanyakan orang, sengaja minum banyak air sebelum tidur bukanlah hal yang perlu. Menjaga hidrasi yang cukup sepanjang hari jauh lebih penting.
"Asupan cairan secara teratur berdasarkan rasa haus, cuaca, aktivitas, dan kebutuhan individu umumnya merupakan pendekatan yang lebih baik daripada mengonsumsi dalam jumlah besar sebelum tidur," katanya.
Lebih lanjut, Dr. Pal bilang, jika terlalu banyak air di malam hari dapat menyebabkan sering ke kamar mandi dan gangguan tidur, yang dengan sendirinya dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskula.
"Penderita gagal jantung atau penyakit ginjal mungkin memiliki batasan cairan tertentu dan harus mengikuti saran dokter mereka daripada mereka inisiatif meningkatkan asupan air mereka," bebernya.
Jadi, jika kamu merasa haus sebelum tidur, tidak ada salahnya minum air. Tetapi tidak ada bukti bahwa menjadikan minum air sebagai ritual sebelum tidur secara khusus melindungi dari serangan jantung atau stroke. Untuk kesehatan kardiovaskular, tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari dan mengelola faktor risiko yang sudah ada jauh lebih penting.