JAKARTA, Cobisnis.com – Penyanyi, penulis lagu, sekaligus gitaris asal Amerika Serikat, KG Crown, merilis single terbarunya berjudul “Shut Up I’m in Paris” pada 1 November 2026. Melalui lagu pop-rock bernuansa awal 2000-an ini, musisi berusia 19 tahun tersebut mengangkat tema harga diri, kemandirian, dan keberanian untuk memilih kehidupan yang diinginkan.
Perilisan single ini dilengkapi video musik resmi hasil kolaborasi dengan produser Indonesia, Ikki Witjaksono, serta video lirik animasi garapan Ploopy Animation.
Lagu tersebut berangkat dari pengalaman KG menghadapi dinamika hubungan asmara di kalangan Gen Z. Ceritanya menyoroti kebebasan untuk tidak menggantungkan kebahagiaan sepenuhnya pada hubungan romantis. Sebaliknya, seseorang juga dapat menikmati waktu sendiri dan melakukan hal-hal yang disukai.
Bagi KG, musik dan gitar menjadi bagian penting dari cara menikmati kehidupan. Pesan tersebut disampaikan dengan pembawaan jenaka dan penuh percaya diri melalui ungkapan khasnya, “My guitar is so much better.”
Menurut KG, melangkah maju tidak selalu berarti harus menjadi pihak yang mengucapkan kata terakhir dalam sebuah hubungan. Terkadang, seseorang hanya perlu memahami apa yang diinginkan dan tidak lagi merasa harus menjelaskan setiap pilihan kepada orang lain.
Berawal dari Gitar dan Cerita Pribadi
Ide lagu “Shut Up I’m in Paris” muncul ketika KG bereksperimen dengan musik menggunakan gitar elektrik. Ia mulai menulis lagu tersebut, kemudian merekam dan memproduksi demo awal secara mandiri melalui laptop.
Dari proses tersebut lahir lagu pop-rock yang membawa pesan tentang keberanian memilih diri sendiri, menikmati hal yang dicintai, serta tidak menghabiskan energi untuk sesuatu yang sudah tidak sejalan dengan kehidupan.
Paris dalam judul lagu ini menjadi simbol kehidupan yang ingin dijalani. Alih-alih terus berusaha memenangkan pertengkaran atau mendapatkan kata terakhir dalam hubungan, lagu tersebut mengajak pendengar untuk bergerak maju, mengejar ambisi, dan menemukan kebahagiaan dengan caranya sendiri.
“Menurut saya, lagu ini bercerita tentang momen ketika kita sadar bahwa kita tidak perlu terus menghabiskan energi untuk sesuatu yang memang tidak tepat bagi kita. Paris mewakili kehidupan yang ingin kita jalani. Terkadang, kita hanya perlu fokus pada itu dan terus melangkah maju.
“Dari sisi musik, saya juga ingin menghadirkan kembali nuansa pop-rock awal 2000-an yang saya sukai sejak tumbuh besar, tetapi tetap dengan sentuhan saya sendiri. Saya berharap lagu ini juga bisa membawa kembali energi itu bagi pendengarnya,” ujar KG Crown.
KG menulis lirik dan melodi lagu tersebut serta memproduksi demo awal sebelum bekerja sama dengan Haywood untuk mengembangkan versi final. Hasilnya merupakan karya yang mencerminkan identitas KG sebagai musisi pop-rock melalui penulisan lagu yang personal, karakter gitar elektrik, dan penggunaan instrumen live yang kuat.
Kolaborasi Animasi sebagai Penghormatan untuk Sang Kakak
Selain merilis video musik, KG juga menghadirkan video lirik animasi melalui kolaborasi dengan Ploopy Animation. Pada 31 Oktober 2026, ia tampil dalam sesi talkshow bersama tim kreatif Indonesia tersebut di Comifuro 2026, ICE BSD, Tangerang.
Kolaborasi ini mempertemukan musik KG dengan dunia animasi dan budaya pop Jepang. Ketertarikan KG terhadap anime juga memiliki makna personal karena trading card, Pokémon, dan anime merupakan beberapa hal yang sangat disukai mendiang kakaknya, Jake.
Menjelajahi dunia kreatif tersebut kini menjadi salah satu cara KG mengenang dan menghormati sang kakak.
Dalam penampilannya di Comifuro23, KG membawakan lagu “Waving Through a Window” dari musikal Dear Evan Hansen sebagai penghormatan kepada Jake. Ia juga mempersembahkan single terbarunya, “Shut Up I’m in Paris”, serta memperkenalkan tahap awal pengembangan KG Crown Cards, koleksi kartu yang terinspirasi dari anime.
“Saya ingin melakukan sesuatu untuk menghormati kecintaan Jake pada trading card dan musik. Dia adalah partner musik terbaik saya, orang yang paling saya sayangi, kakak saya, sahabat terbaik saya, sekaligus pendukung terbesar saya.
“Saya punya rencana untuk membuat kartu anime yang menampilkan kami berdua sedang bermain musik bersama. Saya berharap dia akan bangga melihat saya tampil di Comifuro23,” kata KG.
Memperkuat Kedekatan dengan Komunitas Kreatif Indonesia
Sejak menggelar press briefing di Jakarta pada September 2026, KG terus membangun hubungan dengan pelaku industri kreatif Indonesia melalui berbagai kolaborasi bersama musisi lokal, kreator konten, dan sejumlah brand.
Ia juga tampil dalam Green Tourism Festival di Jakarta Timur serta berkolaborasi dengan band Indonesia, OkayOkay. Penampilan tersebut mempertemukan musisi internasional dan lokal dalam satu pengalaman bermusik secara langsung.
Berbagai kegiatan itu menjadi kesempatan bagi KG untuk memperkenalkan karyanya kepada audiens yang lebih luas sekaligus membangun hubungan dengan musisi dan komunitas kreatif di Indonesia. Negara ini memiliki tempat tersendiri bagi KG, terutama karena dukungan para penggemarnya yang dikenal dengan sebutan Krowns.
“Saya senang sekali bisa mengenal komunitas kreatif di Indonesia dan menemukan berbagai cara untuk berkarya bersama, baik dengan musisi, kreator, KOL, maupun band. Setiap orang punya sesuatu yang berbeda untuk ditawarkan, dan saya suka bagaimana kolaborasi seperti ini membuka cara baru bagi saya untuk terhubung dengan orang lain melalui musik.
“Saya tidak sabar untuk terus membangun koneksi ini dan melihat karya apa lagi yang bisa kami ciptakan bersama,” ujar KG Crown.
Melalui “Shut Up I’m in Paris”, KG Crown tidak hanya memperkenalkan karya musik terbarunya, tetapi juga membagikan cerita personal tentang kemandirian, kecintaan terhadap musik, dan kenangan bersama sang kakak. Kolaborasi dengan kreator Indonesia turut menjadi bagian dari perjalanan kreatifnya untuk membangun hubungan lebih dekat dengan komunitas musik dan budaya pop di Tanah Air.