JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah ledakan terdengar di wilayah selatan Iran saat Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan baru terhadap negara tersebut. Media semi-resmi Iran, Mehr News Agency, melaporkan warga mendengar beberapa ledakan di Kota Sirik yang berada di pesisir selatan Iran.
Namun, otoritas Iran belum menjelaskan penyebab pasti suara ledakan tersebut. Selain itu, Mehr menyebut ledakan juga terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm.
Kedua wilayah itu berada di sekitar Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur pelayaran terpenting dunia. Sementara itu, laporan ledakan muncul bersamaan dengan operasi militer terbaru Amerika Serikat terhadap Iran.
Militer AS menyatakan serangan dimulai pada Selasa pukul 17.00 waktu Amerika Serikat bagian timur. Di Iran, operasi tersebut berlangsung pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 waktu setempat.
Menurut pihak AS, serangan itu merupakan respons atas jatuhnya helikopter Angkatan Darat Amerika Serikat pada Senin lalu. Karena itu, ketegangan antara Washington dan Teheran kembali meningkat setelah beberapa hari terakhir situasi sempat mereda.
Meski begitu, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menghubungkan langsung ledakan di Iran selatan dengan serangan terbaru Amerika Serikat.