Mandiri Institute: Kelas Menengah Dorong Lonjakan Belanja Ramadan 2026

Oleh Dwi Natasya pada 15 Apr 2026, 21:07 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Mandiri Institute mencatat konsumsi masyarakat meningkat selama Ramadan hingga Lebaran 2026. Peningkatan ini menunjukkan ketahanan daya beli di tengah dinamika ekonomi global.

Selain itu, Mandiri Spending Index tumbuh 2,9% dibandingkan periode pra-Ramadan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian tahun-tahun sebelumnya.

Penguatan konsumsi terutama ditopang oleh kelompok menengah. Kelompok ini mencatat pertumbuhan 4,1%, lebih tinggi dari kelompok lainnya.

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, menyebut kelas menengah berperan besar dalam mendorong belanja. Ia menjelaskan pertumbuhannya 1,4 hingga 2 kali lebih tinggi dibanding kelompok lain.

Sementara itu, konsumsi juga didorong oleh generasi muda. Data menunjukkan Gen Z tumbuh 4,4%, melampaui milenial dan Gen X.

Dari sisi kategori, belanja didominasi sektor non-esensial. Misalnya, fashion, beauty care, dan elektronik mencatat pertumbuhan tertinggi.

Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan diri masyarakat dalam berbelanja. Selain itu, pencairan THR turut memperkuat aktivitas konsumsi selama periode tersebut.

Ke depan, momentum ini dinilai akan terus berlanjut. Dengan demikian, konsumsi domestik diperkirakan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.