Menu Makan Malam Trump dan Xi di Beijing Jadi Perbincangan

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 14 May 2026, 19:20 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Pertemuan Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Beijing tak hanya menarik perhatian dari sisi politik dan ekonomi. Jamuan makan malam kenegaraan keduanya juga ikut jadi sorotan publik internasional.

China disebut menyiapkan masakan khas Huaiyang sebagai sajian utama dalam acara tersebut. Kuliner ini dikenal sebagai salah satu tradisi makanan paling mewah dan elegan dalam budaya China.

Masakan Huaiyang berasal dari wilayah Sungai Yangtze dan sekitar Shanghai. Ciri khasnya ada pada rasa yang ringan, penggunaan bahan segar berkualitas, serta teknik memasak yang detail dan presisi.

Berbeda dengan masakan Sichuan yang identik pedas, Huaiyang dianggap lebih ramah untuk tamu internasional. Karena itu, hidangan ini sering dipakai China dalam acara diplomatik penting.

Chef restoran Gui Hua Lou Shanghai, Shi Qiang, mengatakan kekuatan utama kuliner Huaiyang ada pada keseimbangan rasa dan harmoni penyajian. Menurutnya, filosofi makanan ini lebih menonjolkan kehalusan dibanding kemewahan berlebihan.

Beberapa menu ikonik Huaiyang antara lain nasi goreng Yangzhou, squirrel fish, lion’s head meatball, hingga wensi tofu yang dipotong sangat tipis. Bahan utamanya banyak berasal dari kawasan Sungai Yangtze seperti ikan air tawar, rebung, dan belut.

Kuliner Huaiyang sebelumnya juga pernah disajikan dalam berbagai jamuan penting China, termasuk saat menyambut Presiden George W. Bush pada era Jiang Zemin. Kini, China kembali memakai makanan sebagai bagian dari diplomasi budaya untuk mempererat hubungan dengan Amerika Serikat.