Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak pada 2026

Oleh Zahra Zahwa pada 07 Jul 2026, 12:51 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Microsoft memangkas sekitar 4.800 posisi kerja atau sekitar 2,1 persen dari total tenaga kerjanya di seluruh dunia. Unit Xbox menjadi salah satu divisi yang menerima pemangkasan terbesar.

Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Chief People Officer Microsoft, Amy Coleman, mengatakan bisnis perusahaan terus berubah mengikuti perkembangan dunia. Karena itu, Microsoft menyesuaikan organisasinya agar mampu menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat.

Namun, Coleman menegaskan perusahaan tidak mengganti karyawan dengan kecerdasan buatan (AI). Meski begitu, AI mulai mengubah cara karyawan menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.

Sementara itu, Microsoft menghadapi tekanan untuk memperkuat posisinya di industri AI. Perusahaan juga bersaing dengan OpenAI dan Anthropic yang terus mengembangkan layanan AI untuk kebutuhan bisnis dan produktivitas.

Selain itu, Microsoft telah menggelontorkan investasi miliaran dolar untuk membangun infrastruktur AI dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, perusahaan juga berupaya memastikan investasi tersebut mampu menghasilkan keuntungan yang sepadan.

Pemutusan hubungan kerja terbaru ini melanjutkan serangkaian pengurangan karyawan yang dilakukan perusahaan teknologi selama setahun terakhir. Di sisi lain, banyak perusahaan memilih memangkas biaya tenaga kerja sambil meningkatkan belanja untuk pengembangan AI.