Netanyahu Peringatkan Serangan Jelang Pemilu Israel

Oleh Desti Dwi Natasya pada 30 Sep 2026, 18:24 WIB

Benjamin Netanyahu menyebut ada indikasi musuh Israel akan menyerang menjelang pemilu legislatif 27 Oktober. Yair Lapid meminta penjelasan keamanan.

JAKARTA, Cobisnis.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan terdapat indikasi musuh-musuh Israel akan berupaya melancarkan serangan menjelang pemilu legislatif yang dijadwalkan pada 27 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam sebuah video yang direkam di pangkalan angkatan udara Israel dan dirilis kantor perdana menteri pada Selasa (29/9/2026). Pernyataan itu kemudian memicu permintaan penjelasan dari pemimpin oposisi Yair Lapid.

"Kita memiliki indikasi bahwa menjelang pemilu, musuh-musuh kita akan berusaha menyerang kita," kata Netanyahu saat berbicara di pangkalan angkatan udara Israel, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (30/9/2026).

"Jadi... saya sampaikan pesan ini kepada Anda: Jangan macam-macam dengan kami, baik sekarang maupun kapan pun. Jangkauan kami yang panjang bisa mencapai Anda di mana saja dan kapan saja," ujar Netanyahu memperingatkan musuh-musuh Israel.

Netanyahu tidak menyebut secara spesifik pihak yang dimaksud sebagai musuh maupun memberikan rincian mengenai indikasi ancaman tersebut.

Pernyataan itu kemudian mendapat perhatian dari Lapid yang meminta pembaruan keamanan mendesak kepada kantor Netanyahu.

"Saya ingin mengetahui apakah ancaman tersebut nyata, dan jika iya, bagaimana Perdana Menteri bersiap kali ini untuk memastikan pemilu berlangsung tanpa gangguan," kata Lapid dalam pernyataan melalui media sosial X.

Kantor Netanyahu kemudian menyatakan bahwa sang perdana menteri telah menginstruksikan sekretaris militernya untuk memberikan informasi terbaru kepada Lapid mengenai perkembangan keamanan.

Setelah menerima pengarahan keamanan tersebut, Lapid mengatakan tidak ada alasan untuk membuat masyarakat panik dan menegaskan bahwa ancaman keamanan harus ditangani secara profesional dan bertanggung jawab.

Peringatan Netanyahu juga muncul di tengah meningkatnya ketegangan Israel dengan sejumlah pihak di kawasan, termasuk Iran, Hamas, Hizbullah, serta Otoritas Palestina.

Pada hari yang sama, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengeluarkan pernyataan mengenai pemimpin Hamas yang berada di luar Gaza setelah militer Israel mengumumkan tewasnya seorang komandan Hamas dalam serangan di Gaza bagian utara.

"Para pemimpin Hamas di luar negeri juga menjadi target. Tidak satu pun dari para pembunuh keji ini, yang berperan sentral dalam pembantaian 7 Oktober, boleh mati dengan tenang di tempat tidur mereka," kata Katz.

Netanyahu dan Katz sebelumnya juga berulang kali memperingatkan sejumlah pihak mengenai kemungkinan pembalasan jika terjadi serangan terhadap Israel.

Pemilu legislatif Israel dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026, ketika Netanyahu kembali menghadapi persaingan politik untuk mempertahankan pemerintahannya. Reuters juga melaporkan bahwa kampanye pemilu Netanyahu banyak menekankan isu keamanan dan ancaman regional.