Pakistan Sebut Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku Luas, Israel Tegaskan Lebanon Dikecualikan

Oleh Hidayat Taufik pada 09 Apr 2026, 06:30 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran berlaku secara luas. Ia juga mengklaim kesepakatan tersebut mencakup wilayah Lebanon.

Menurut Sharif, kesepakatan ini tercapai melalui peran mediasi Pakistan. Ia menambahkan bahwa gencatan senjata mulai diberlakukan segera di berbagai titik konflik.

Selanjutnya, ia menyebut perwakilan kedua negara akan bertemu di Islamabad. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat untuk membahas perjanjian damai jangka panjang.

Di sisi lain, pengumuman ini muncul menjelang batas waktu yang ditetapkan oleh Donald Trump terkait rencana aksi militer terhadap Iran.

Namun, Israel menyampaikan sikap berbeda atas pernyataan tersebut. Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak klaim yang disampaikan Pakistan.

Israel menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata tidak mencakup Lebanon. Mereka menilai wilayah tersebut tetap berada di luar cakupan perjanjian.

Selain itu, Israel tetap mendukung kebijakan Amerika Serikat untuk menunda serangan selama dua minggu. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya diplomasi.

Lebih lanjut, Netanyahu menilai Iran masih menjadi ancaman serius. Ia menyoroti program nuklir, pengembangan rudal, serta aktivitas lain yang dianggap berbahaya.

Sebelumnya, ketegangan meningkat setelah kelompok Hezbollah melancarkan serangan ke Israel. Aksi tersebut merupakan respons atas konflik yang melibatkan Iran.

Akibatnya, serangan balasan Israel di Lebanon menimbulkan dampak besar.

Banyak korban jiwa berjatuhan dan jumlah pengungsi terus bertambah,Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Hezbollah maupun pemerintah Lebanon. Sementara itu, situasi di kawasan masih terus berkembang.