Patience Rousseau Bebas Setelah Dipenjara karena Stillbirth dan Postingan Media Sosial

Oleh Zahra Zahwa pada 17 May 2026, 11:09 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Patience Rousseau dipenjara lebih dari dua tahun setelah mengalami stillbirth di Nevada. Kasus itu bermula dari unggahan Facebook yang mengekspresikan duka atas kehilangan bayinya.

Dalam unggahan tersebut, Rousseau menyebut nama bayinya, Abel. Beberapa minggu kemudian, aparat mendatangi rumahnya di Winnemucca. Mereka menggali makam kecil Abel di halaman belakang rumah.

Dua hari setelah itu, polisi menangkap Rousseau. Jaksa menuduhnya melakukan pembunuhan tidak disengaja. Saat itu, Nevada melegalkan aborsi.

Namun, jaksa menggunakan undang-undang tahun 1911 yang melarang perempuan mengonsumsi zat untuk mengakhiri kehamilan. Rousseau mengaku sempat mengonsumsi kayu manis dan mengangkat barang berat.

Ia berharap mengalami keguguran karena tidak mampu membiayai anak tambahan. Selain itu, mobilnya rusak sehingga ia gagal pergi ke klinik aborsi di Reno.

Dokter kemudian menyatakan tidak ada bukti tindakan Rousseau menyebabkan stillbirth.