JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sekitar sebuah sekolah menengah di distrik Turgutlu, Provinsi Manisa, Turki, Selasa pagi, 22 September 2026. Sedikitnya delapan orang, termasuk sejumlah siswa, mengalami luka dalam insiden tersebut.
Penembakan terjadi sekitar pukul 07.59 waktu setempat di sekitar Sekolah Menengah Atas Kejuruan dan Teknis Anatolia Inci Uzmez. Informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan kantor Gubernur Provinsi Manisa melalui media sosial.
Pelaku yang identitasnya belum diungkap sempat melarikan diri setelah penembakan. Namun, pasukan keamanan Turki kemudian berhasil menangkap pelaku.
Motif penembakan hingga kini belum diketahui. Salah satu korban dilaporkan mengalami luka dalam kondisi kritis.
Insiden tersebut menambah daftar penembakan yang terjadi di area sekolah di Turki. Sebelumnya, sejumlah kejadian serupa juga menimbulkan korban jiwa dan luka di beberapa wilayah negara tersebut.
Pada April 2026, seorang remaja berusia 14 tahun dilaporkan melepaskan tembakan di sebuah sekolah di Provinsi Kahramanmaras. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya sembilan siswa berusia 10 hingga 11 tahun dan seorang guru.
Pelaku dalam kasus tersebut juga dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Peristiwa itu menjadi salah satu penembakan sekolah yang menimbulkan korban dalam jumlah besar di Turki.
Dalam insiden terpisah di Provinsi Sanliurfa, Turki bagian tenggara, seorang mantan siswa juga melepaskan tembakan di bekas sekolahnya. Sebanyak 16 orang dilaporkan terluka sebelum pelaku mengakhiri hidupnya ketika berhadapan dengan polisi.
Rangkaian penembakan di lingkungan sekolah tersebut memicu perhatian publik di Turki. Pemerintah kemudian membahas sejumlah langkah untuk meningkatkan keamanan dan membatasi kepemilikan senjata api.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga memberhentikan seorang Wakil Menteri Pendidikan setelah rangkaian insiden tersebut. Pemerintah Turki menyatakan akan menerapkan sejumlah langkah terkait kepemilikan senjata api.
Sementara itu, penyelidikan terhadap penembakan terbaru di Turgutlu masih berlangsung. Aparat masih mendalami motif serta rangkaian kejadian yang menyebabkan delapan orang mengalami luka.