JAKARTA, Cobisnis.com – Perjalanan umrah dengan sepeda motor kembali menyita perhatian publik. Seorang biker asal Sulawesi Selatan, Anhar alias Om Daeng, membuktikan perjalanan suci ke Makkah bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua.
Om Daeng menempuh perjalanan dari Lumajang, Jawa Timur menuju Arab Saudi dengan mengendarai Yamaha XMax. Perjalanan ini memakan waktu lebih dari tujuh bulan hingga akhirnya tiba di Tanah Suci.
Total jarak yang ditempuh mencapai sekitar 27 ribu kilometer. Selama perjalanan, Om Daeng melintasi 12 negara sebelum tiba di Arab Saudi sebagai tujuan akhir.
Negara-negara yang dilalui antara lain Malaysia, Thailand, Laos, China, Kazakhstan, Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, Iran, Uni Emirat Arab, Oman, hingga Arab Saudi.
Perjalanan ini bukan sekadar touring biasa. Om Daeng menyebut perjalanan ke Arab Saudi menjadi bagian dari cita-cita besarnya untuk berkeliling dunia sekaligus menjalankan ibadah umrah.
Dari sisi biaya, total dana yang dihabiskan mencapai sekitar Rp 320 juta. Angka ini mencakup kebutuhan perjalanan Om Daeng serta satu orang rekan videografer yang ikut mendokumentasikan perjalanan.
Biaya terbesar berasal dari penginapan karena seluruh perjalanan dilakukan dengan menginap di hotel selama tujuh bulan. Selain itu, kebutuhan internet juga memakan biaya hingga Rp 5–6 juta.
Pengurusan dokumen perjalanan lintas negara menjadi pos pengeluaran besar lainnya. Biaya administrasi dan perizinan tercatat mencapai sekitar Rp 60 juta.
Biaya pengiriman sepeda motor dari Arab Saudi ke Indonesia juga tidak kecil. Pengiriman menggunakan kargo pesawat menelan biaya sekitar Rp 60 juta dengan proses administrasi yang memakan waktu lebih dari satu bulan.
Om Daeng menyebut jika perjalanan dilakukan sendiri tanpa tim pendamping, biaya total bisa ditekan lebih rendah. Namun, persiapan tetap harus matang, baik dari sisi finansial maupun dokumen.
Kisah ini menunjukkan bahwa perjalanan umrah dengan motor membutuhkan komitmen besar. Selain niat ibadah, kesiapan mental, fisik, dan dana menjadi faktor utama keberhasilan perjalanan panjang lintas negara.