Politik Dukungan ke Israel Memicu Jarak Baru di Internal Partai Demokrat

Oleh Zahra Zahwa pada 16 Mar 2026, 16:41 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah politisi Daniel Biss mulai mengambil jarak dari American Israel Public Affairs Committee atau AIPAC karena isu dukungan terhadap Israel semakin sensitif di kalangan pemilih Partai Demokrat.

Wali Kota Evanston itu menilai AIPAC dan jaringan donor terkait menggelontorkan jutaan dolar ke pemilihan pendahuluan kursi DPR Amerika Serikat di wilayah utara Illinois karena sikap progresifnya yang juga mendukung hak rakyat Palestina.

Biss bahkan menjadikan pengaruh dana politik AIPAC sebagai tema kampanye utama dengan menyoroti dukungan ke lawannya, Laura Fine, yang disebut menerima dukungan tidak langsung melalui beberapa political action committee.

Fenomena serupa kini muncul di berbagai wilayah Amerika Serikat karena banyak kandidat Demokrat mulai sering ditanya soal hubungan mereka dengan AIPAC dalam forum publik, terutama setelah perang di Gaza Strip dan ketegangan terbaru dengan Iran.

Sebagian politisi Demokrat yang selama ini dikenal pro-Israel mengaku mulai tidak nyaman karena dukungan terhadap Israel kini dianggap semakin partisan, sementara kritik terhadap pemerintahan Benjamin Netanyahu terus meningkat.

Di tengah perubahan itu, kelompok seperti J Street mulai mendapat perhatian lebih besar sebagai alternatif dukungan politik, sementara AIPAC tetap menegaskan bahwa mereka hanya mendukung kandidat yang memperkuat hubungan strategis Amerika Serikat dan Israel.