Prabowo Minta Stasiun Gambir Direvitalisasi Setelah Puluhan Tahun

Oleh Hidayat Taufik pada 06 Nov 2026, 09:00 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan revitalisasi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pengembangan kawasan Monumen Nasional (Monas). Arahan tersebut disampaikan saat Prabowo bertemu dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Stasiun Gambir menjadi salah satu fasilitas yang akan diperbarui karena belum mengalami renovasi sejak dekade 1970-an.

“Revitalisasi Stasiun Gambir yang sejak 1970-an belum pernah direnovasi. Stasiun Gambir diharapkan bisa menjadi pusat stasiun nasional sekaligus kawasan hiburan, wisata, dan rekreasi keluarga di jantung Ibu Kota,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (6/11/2026).

Selain pembenahan stasiun, Prabowo juga menginginkan kawasan Monas ditata kembali agar lebih nyaman dan menarik bagi pengunjung. Pengembangan tersebut diharapkan tetap mempertahankan nilai sejarah sekaligus memperkuat fungsi edukasi kawasan.

Pemerintah juga merencanakan pembangunan Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan Monas.

“Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda,” tutur Teddy.

Di luar pengembangan kawasan ibu kota, Prabowo turut mengarahkan dimulainya pembangunan layanan kereta api di Provinsi Bali. Proyek tersebut dirancang untuk meningkatkan konektivitas transportasi menuju sejumlah destinasi wisata.

“Pada tahap awal, jalur tersebut direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu, serta kawasan di wilayah utara,” kata Teddy.

Teddy menjelaskan, sejumlah proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas fasilitas publik dan menghadirkan infrastruktur yang dapat menjadi kebanggaan Indonesia.

“Bapak Presiden berkeinginan agar revitalisasi kawasan Monas, stasiun Gambir, pembangunan Grand Museum, serta pengembangan layanan kereta api di Bali tidak hanya menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tapi juga menjadi nation pride atau kebanggaan nasional,” imbuh Teddy.