Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 27 Aug 2026, 18:49 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia tidak lama lagi akan mencapai swasembada energi. Kondisi tersebut diyakini dapat membuat kebutuhan impor bahan bakar minyak atau BBM semakin berkurang.

Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam acara Muktamar ke 35 Nahdlatul Ulama pada Kamis, 27 Agustus 2026. Ia menegaskan pemerintah terus mendorong kemandirian energi nasional.

Menurut Prabowo, Indonesia nantinya tidak perlu mengimpor BBM dalam jumlah besar dari negara lain. Pemerintah juga terus berupaya mengelola sumber daya dan kekayaan nasional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Prabowo turut menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Pemerintah juga menjalankan program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang saat ini telah menjangkau lebih dari 62 juta penerima manfaat.

Ia mengakui pelaksanaan MBG masih menghadapi berbagai tantangan dan kekurangan. Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut agar manfaat program dapat diterima oleh anak anak, ibu hamil, dan lanjut usia.

Di sektor energi, pemerintah sebelumnya telah menerapkan biodiesel B50. Bahan bakar tersebut merupakan campuran solar dengan minyak sawit sebesar 50 persen.

Implementasi B50 mulai berlaku pada 1 Juli 2026 berdasarkan keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan sumber energi dari dalam negeri.

Prabowo menyebut Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan mandatori biodiesel B50. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menunjukkan kemampuan Indonesia dalam memanfaatkan kekayaan alam untuk kepentingan masyarakat.

Pemerintah juga dinilai perlu menjaga kesinambungan kebijakan energi agar ketergantungan terhadap BBM impor dapat ditekan. Penguatan energi berbasis sumber daya domestik menjadi salah satu bagian penting dari target swasembada energi.

Dengan target tersebut, Prabowo berharap Indonesia semakin mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri. Pengurangan impor BBM nantinya diharapkan dapat memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional.