Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

Oleh Hidayat Taufik pada 23 Oct 2026, 14:58 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan peluang memperpanjang jangkauan Transjabodetabek hingga Bandung, Jawa Barat. Saat ini, layanan tersebut telah menghubungkan Jakarta dengan sejumlah daerah penyangga, di antaranya Depok, Bogor, dan Bekasi.

Pramono menilai Blok M menjadi contoh kawasan yang berhasil berkembang sebagai destinasi favorit masyarakat, khususnya kalangan anak muda.

"Saking populernya, masyarakat kerap menjulukinya sebagai 'Negara Blok M'. Bahkan ada kelakar bahwa saat ini rute transportasi publik menghubungkan Blok M ke mana saja: dari Blok M ke Bogor, Blok M ke Bekasi, dan kelak barangkali Blok M ke Bandung. Tenang saja, semuanya terhubung melalui Transjabodetabek," kata Pramono dalam sambutan di The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE 2026), dikutip dari berbagai sumber, Jumat (23/10/2026).

Ia menjelaskan, daya tarik Blok M tidak lepas dari keberadaan berbagai tempat kuliner, pertunjukan musik, serta aktivitas bisnis lokal yang terus berkembang. Selain itu, kawasan tersebut terhubung dengan MRT dan Transjakarta sehingga akses transportasi bagi masyarakat semakin mudah.

"Ini adalah bukti nyata bagaimana transportasi publik dan aktivitas kreatif dapat saling menguatkan," ucap Pramono.

Pemprov DKI Jakarta juga terus mengkaji pengembangan konektivitas Transjabodetabek sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum. Hingga September 2026, jumlah penumpang transportasi publik di Jakarta tercatat tumbuh 10,8 persen.

Menurut Pramono, peningkatan itu turut didukung oleh kualitas layanan transportasi yang semakin baik, termasuk Transjabodetabek. Salah satu contohnya terlihat pada rute Blok M-Bogor, yang kini mencatat rata-rata hampir 10.000 pengguna, jauh di atas target awal sebanyak 2.000 pengguna.

Pramono berharap masyarakat semakin percaya terhadap layanan transportasi publik yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Dengan begitu, penggunaan angkutan umum di Ibu Kota dapat terus Bertambah.