Presiden Iran Pastikan Program Nuklir Negaranya Bukan untuk Senjata

Oleh Hidayat Taufik pada 25 May 2026, 10:00 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan negaranya tidak mengembangkan senjata nuklir. Ia juga menyatakan Iran siap meyakinkan komunitas internasional terkait program nuklir yang dijalankan.

Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut pada Minggu, 24 Mei 2026. Menurutnya, Iran telah berulang kali menegaskan komitmen tersebut kepada dunia internasional.

Selain itu, ia menekankan bahwa pemerintah Iran tidak memiliki agenda untuk menciptakan ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah. Karena itu, Teheran meminta negara lain melihat posisi Iran secara objektif.

Di sisi lain, Pezeshkian menuduh Israel menjadi pihak yang memicu ketegangan regional. Ia menilai kebijakan Israel berkontribusi terhadap meningkatnya konflik di kawasan.

Sementara itu, Presiden Iran menegaskan tim perunding negaranya tidak akan mengorbankan kepentingan nasional dalam setiap proses negosiasi. Ia menyebut kehormatan dan martabat negara tetap menjadi prioritas utama.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan perkembangan terbaru dalam pembicaraan damai dengan Iran. Menurut Trump, kedua pihak telah mencapai kemajuan signifikan dan hanya menyisakan tahap finalisasi.

Namun, situasi Timur Tengah masih menjadi perhatian dunia. Ketegangan meningkat setelah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Setelah itu, sejumlah upaya diplomatik dilakukan untuk meredakan konflik. Salah satunya melalui mediasi yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata.

Meski begitu, berbagai isu strategis masih menjadi pembahasan dalam hubungan Iran dan negara-negara Barat. Program nuklir Iran tetap menjadi salah satu agenda utama dalam proses diplomasi tersebut.