Q-Day Bisa Picu Krisis Keamanan Siber Terbesar pada 2029

Oleh Zahra Zahwa pada 18 May 2026, 15:48 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Dunia menghadapi ancaman baru yang disebut Q-Day. Istilah ini merujuk pada saat komputer kuantum mampu memecahkan sistem enkripsi modern.

Jika itu terjadi, data keuangan, rekam medis, email, dan dompet kripto bisa terbuka. Karena itu, para ahli memperingatkan risiko krisis keamanan siber terbesar dalam sejarah.

Google memperkirakan ancaman tersebut bisa muncul pada 2029. Prediksi itu mempercepat perkiraan sebelumnya yang memberi waktu lebih panjang. Selain itu, Cloudflare juga menargetkan transisi keamanan pada tahun yang sama.

Komputer kuantum bekerja berbeda dari komputer biasa. Mesin ini menggunakan qubit yang dapat memproses banyak kemungkinan sekaligus. Akibatnya, komputer kuantum berpotensi memecahkan algoritma enkripsi seperti RSA dan ECC.

National Institute of Standards and Technology atau NIST telah merilis standar kriptografi pasca-kuantum pada 2024. Standar tersebut dirancang untuk menahan serangan komputer kuantum.