Rebusan Rambut Jagung Benarkah Baik untuk Kesehatan Ginjal?

Oleh Chodijah Febriani pada 02 Oct 2026, 11:42 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelatih yoga dan kebugaran Radhesa baru-baru ini membahas manfaat kesehatan yang diklaim dari rambut jagung, yang juga dikenal sebagai sutra jagung, khususnya untuk ginjal dan sistem kemih.
Dalam sebuah video, dia mengatakan, ini adalah obat untuk ginjal, hati, kandung kemi. Ini semacam diuretik untuk meningkatkan aliran urin.
"Sutera jagung. Jangan pernah membuang rambut jagung setelah makan jagung. Ada alasan menarik di baliknya yang mungkin belum kamu ketahui," katanya dilansir dari Indianexpress, Jumat (2/10/2026).
Ia kemudian mengklaim bahwa rambut jagung dapat bermanfaat bagi penderita batu ginjal, infeksi saluran kemih (ISK) berulang, dan masalah gula darah.
Radhesa juga memberitahukan cara memasaknya di rumah. Ia menjelaskan, rebus rambut jagung di sekitar 250 ml air  selama lima menit, menyaringnya, dan meminum cairannya.
Namun, apakah air rebusan rambut jagung benar-benar mendukung kesehatan ginjal, mencegah batu ginjal, atau membantu mengatasi masalah saluran kemih?
Menurut Kanikka Malhotra, Konsultan Ahli Gizi dan Pendidik Diabetes Bersertifikat, menjelaskan rambut jagung memang memiliki sifat diuretik, artinya dapat meningkatkan produksi urine. Hal ini relevan dengan keseimbangan cairan dan mungkin menjelaskan mengapa rambut jagung secara tradisional digunakan untuk kesehatan saluran kemih.
"Jagung adalah diuretik yang meningkatkan produksi urine, dan mekanisme itulah yang menurunkan risiko infeksi saluran kemih," jelas Malhotra.
Ia menambahkan bahwa beberapa senyawa dalam rambut jagung juga dapat menghambat jalur ACE, yang menjadi target beberapa obat penurun tekanan darah, sehingga berpotensi memberikan efek penurunan tekanan darah yang moderat.
Rambut jagung juga memiliki kandungan antioksidan dan anti-inflamasi yang terukur dan mungkin relevan dengan jaringan ginjal.
Namun, ini tidak berarti rambut jagung dapat mengobati penyakit ginjal.
"Kita harus memahami bahwa 'mendukung fungsi ginjal' melalui diuresis ringan bukanlah klaim yang sama dengan 'membalikkan penyakit ginjal'. Uji coba pada manusia yang membuktikan hal ini belum ada," bebernya.
Malhotra mengatakan bahwa rambut jagung dapat membantu mengurangi kemungkinan terbentuknya batu ginjal baru karena peningkatan aliran urin dapat mengurangi konsentrasi mineral dan sedimen dalam sistem urin.
Lebih lanjut, kata Malhotra prinsip dasarnya mirip dengan mengapa asupan air yang cukup penting bagi orang yang rentan terhadap batu ginjal, sebab volume urin yang lebih besar membantu mengencerkan zat-zat yang dapat berkontribusi pada pembentukan batu.
"Air tetap menjadi alat pencegahan yang sebenarnya; volume cairan yang lebih banyak akan mengencerkan urin dan mengurangi konsentrasi mineral."
"Air rambut jagung adalah cara yang enak untuk mencapai target asupan cairan tersebut, bukan penggantinya," jelas Malhotra.

Tag Terkait