STARLUX Buka Rute Taipei-Denpasar, Perkuat Konektivitas Pasar Taiwan ke Indonesia

Oleh Chodijah Febriani pada 02 Oct 2026, 20:21 WIB

STARLUX Buka Rute Taipei-Denpasar, Perkuat Konektivitas Pasar Taiwan ke Indonesia

JAKARTA, Cobisnis.com - Mulai 1 Oktober 2026, STARLUX Airlines yang secara resmi membuka penerbangan langsung rute Taipei–Denpasar.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan pembukaan rute ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan asal Taiwan ke Indonesia.
"Konektivitas merupakan kunci dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan daya saing destinasi unggulan di mata dunia, terlebih penerbangan langsung dari Taiwan ke Bali memang telah dinantikan," ujar Made dalam keteranganya diterima Cobisnis.com, Jumat (2/10/2026).
Penerbangan perdana STARLUX Airlines berkapasitas 188 kursi tersebut berangkat dari Taipei pada pukul 10.10 waktu setempat dan tiba di Denpasar pukul 15.40 WITA.
Para penumpang dilepas dari Bandar Udara Internasional Taoyuan, Taipei, oleh perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei.
Setibanya di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, para penumpang mendapat sambutan hangat serta suvenir khas Wonderful Indonesia.
Pembukaan rute penerbangan STARLUX Airlines ke Denpasar juga menjadi respons terhadap tren positif kunjungan wisatawan asal Taiwan ke Indonesia.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, jumlah kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia mencapai 130.421 kunjungan. Angka tersebut meningkat 7,74 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 121.049 kunjungan.
Penerbangan ke Denpasar sekaligus memperluas layanan STARLUX Airlines di Indonesia setelah maskapai tersebut lebih dahulu membuka penerbangan rute Taipei–Jakarta pada 2024.
Made mengatakan perluasan konektivitas udara tersebut membuka peluang untuk menjangkau semakin banyak wisatawan Taiwan sekaligus memperkenalkan keragaman pengalaman wisata Indonesia.
"Ekspansi penerbangan STARLUX Airlines ke Bali diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan Taiwan dan wisatawan mancanegara lainnya ke Indonesia secara berkelanjutan. Taiwan merupakan salah satu pasar potensial yang menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan minat positif terhadap wisata alam dan minat khusus seperti wellness, marine, dan gastronomy," tambah Made.
Layanan penerbangan STARLUX Airlines untuk rute Taipei–Denpasar pergi-pulang (PP) akan beroperasi sebanyak lima kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.
Untuk rute Taipei–Denpasar dengan nomor penerbangan JX765, pesawat berangkat dari Taipei pukul 10.10 dan tiba di Denpasar pukul 15.40. Sementara itu, penerbangan Denpasar–Taipei dengan nomor penerbangan JX766 berangkat dari Denpasar pukul 17.20 dan tiba di Taipei pukul 22.50 waktu setempat.
Menurut Made, bertambahnya konektivitas penerbangan internasional tidak hanya penting untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang semakin luas bagi destinasi dan masyarakat.
"Kehadiran rute penerbangan baru ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata, membuka peluang investasi di sektor pariwisata, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat lokal di Bali," ujar Made.
Hal senada disampaikan Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo. Ia menilai kehadiran rute tersebut tidak hanya memperkuat posisi Bali sebagai pintu masuk strategis bagi wisatawan Taiwan untuk mengeksplorasi destinasi lain di Indonesia, tetapi juga berpotensi menciptakan multiplier effect bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, mulai dari perhotelan hingga UMKM lokal.
Menurut Arif, konektivitas langsung juga membuka ruang lebih luas untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia kepada masyarakat Taiwan, tidak hanya melalui daya tarik alam, tetapi juga budaya, kuliner, kreativitas, dan keberagaman masyarakat Indonesia.
"Kami berharap kehadiran STARLUX di rute Taipei–Bali dapat menjadi awal dari semakin eratnya kerja sama di bidang penerbangan dan pariwisata."
"Pada saat yang sama, kami berharap semakin banyak masyarakat Taiwan yang berkesempatan mengenal Indonesia secara lebih luas, bukan hanya keindahan alamnya, tetapi juga budaya, kuliner, kreativitas, dan keragaman masyarakatnya," tukas Arif.