JAKARTA, Cobisnis.com - Rombongan perdana jemaah haji khusus sebanyak 40 orang telah tiba di Tanah Suci. Mereka menggunakan penerbangan Etihad Airways EY631 rute Jakarta menuju Madinah.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers haji 1447 Hijriah, Minggu 3 Mei 2026. Kedatangan ini jadi penanda resmi dimulainya pergerakan jemaah haji khusus musim ini.
Haji khusus berbeda dari haji reguler soal waktu tunggu, biaya, dan jadwal pelaksanaan ibadah. Ketiganya tidak selalu berjalan bersamaan dengan jemaah reguler.
Penyelenggaraan haji kini memasuki hari ke-13 masa operasional. Seluruh proses pemberangkatan dan pergerakan jemaah disebut berjalan lancar dan tertib.
Per 2 Mei 2026, sebanyak 192 kloter dengan 74.652 jemaah dan 765 petugas telah diberangkatkan. Indonesia adalah salah satu pengirim jemaah haji terbesar di dunia.
Dari jumlah itu, 184 kloter dengan 71.362 jemaah dan 733 petugas sudah tiba di Madinah. Pergerakan berlangsung bertahap sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.
Perpindahan dari Madinah ke Mekkah juga sudah dimulai. Sebanyak 36 kloter dengan 14.503 jemaah dan 148 petugas tercatat telah tiba di Mekkah.
Di Mekkah, jemaah akan menjalani umrah wajib sebagai persiapan menuju puncak haji. Arafah, Muzdalifah, dan Mina masih menanti di depan.
Maria menegaskan seluruh pergerakan jemaah dikawal penuh oleh petugas. Keamanan dan kenyamanan jemaah jadi prioritas di setiap titik layanan.
Operasional haji 2026 yang tertib di hari ke-13 jadi sinyal positif bagi keluarga di tanah air. Pemerintah pastikan pemantauan terus berjalan hingga seluruh jemaah pulang dengan selamat.