Salat Idul Fitri di Al-Aqsa Dilarang, Warga Palestina Tetap Berupaya Beribadah

Oleh Desti Dwi Natasya pada 20 Mar 2026, 17:23 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Israel dilaporkan melarang warga Palestina melaksanakan Salat Idul Fitri di kompleks Masjid Al-Aqsa yang berada di wilayah Yerusalem Timur. Kebijakan ini memicu kekecewaan di kalangan umat Muslim, khususnya warga Palestina yang menjadikan Al-Aqsa sebagai salah satu tempat suci penting.

Meski demikian, warga Palestina tetap menyerukan kepada umat Muslim untuk berkumpul di kawasan Kota Tua agar dapat melaksanakan Salat Idul Fitri sedekat mungkin dengan Al-Aqsa sebagai simbol berakhirnya bulan Ramadan.

Sebelumnya, aparat keamanan Israel dilaporkan melakukan tindakan represif terhadap warga yang mencoba beribadah di sekitar area tersebut. Penggunaan pentungan, granat kejut, hingga gas air mata disebut terjadi saat warga Palestina melaksanakan salat di luar tembok Kota Tua sebagai bentuk protes atas penutupan akses ke Al-Aqsa selama Ramadan.

Situasi di Yerusalem Timur menjelang hari raya pun terlihat tidak seperti biasanya. Kawasan Kota Tua yang umumnya dipadati warga Palestina justru tampak lengang dan sepi, bahkan menyerupai kota mati.

Selain membatasi akses ibadah, otoritas Israel juga melarang aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Para pedagang Palestina tidak diperbolehkan membuka toko, kecuali apotek dan toko bahan pokok yang tetap diizinkan beroperasi.

Kondisi ini menambah suasana duka bagi warga Palestina dalam menyambut Idul Fitri, yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan dan kebersamaan.