JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah restoran dan bar di berbagai negara mulai menerapkan konsep bebas ponsel atau phone-free. Aturan ini dibuat agar pengunjung lebih fokus menikmati makanan dan berinteraksi langsung dengan orang-orang di meja yang sama.
Kebijakan tersebut muncul di tengah kebiasaan pengunjung yang kerap sibuk menggunakan ponsel saat makan bersama. Aktivitas seperti menggulir media sosial, membalas pesan, hingga memotret makanan dinilai dapat mengurangi kualitas interaksi.Cara penerapannya berbeda-beda di setiap tempat. Ada restoran yang hanya memasang imbauan, menyediakan tempat penyimpanan khusus, hingga memberikan hadiah kepada pelanggan yang bersedia menyerahkan ponselnya selama bersantap.
Salah satu restoran yang mengusung konsep ini adalah The Edge di Harlem, New York, Amerika Serikat. Tempat tersebut memasang tanda bertuliskan "No Wifi / No Screens / Connect With Each Other" sebagai ajakan untuk mengurangi penggunaan layar dan lebih terhubung dengan orang lain.
The Edge tidak sepenuhnya melarang pengunjung membawa ponsel. Namun, pesan yang disampaikan mendorong pelanggan untuk menikmati suasana dan percakapan tanpa terus memeriksa perangkat mereka.
Penerapan lebih ketat dilakukan The Antagonist di North Carolina, Amerika Serikat. Restoran ini menyediakan kantong khusus dari Yondr untuk menyimpan perangkat elektronik pengunjung selama berada di dalam ruangan.
Kantong tersebut dikunci dan hanya dapat dibuka kembali dengan bantuan staf restoran. Dengan cara ini, pengunjung tidak bisa mengambil ponsel secara bebas selama menikmati hidangan.
Trophy Room di Phoenix, Arizona, juga menerapkan kebijakan serupa dengan menyimpan ponsel pelanggan di dalam lemari arsip bergaya vintage. Sementara itu, Spy Bar di London memilih menempelkan stiker pada lensa kamera ponsel pengunjung.
Langkah yang dilakukan Spy Bar bertujuan menjaga privasi sekaligus membuat pelanggan lebih nyaman menikmati suasana. Pengunjung tidak perlu khawatir aktivitas mereka direkam atau difoto oleh orang lain.
Sejumlah restoran bahkan menawarkan hadiah untuk mendorong pelanggan mencoba pengalaman makan tanpa ponsel. Al Condominio di Verona, Italia, memberikan sebotol anggur gratis kepada pengunjung yang bersedia menyerahkan perangkatnya sebelum makan.
Cara tersebut disebut cukup diminati, dengan sekitar 90 persen pelanggan menerima tawaran tersebut. Mereka bersedia menikmati hidangan tanpa menggunakan ponsel selama berada di restoran.
Sementara itu, jaringan restoran PizzaExpress pernah mengadakan program phone-free afternoons atau waktu makan siang tanpa ponsel pada musim panas tahun sebelumnya. Program tersebut menunjukkan bahwa pembatasan penggunaan ponsel juga bisa diterapkan pada waktu tertentu, bukan selalu menjadi aturan permanen.
Tren restoran bebas ponsel bukan sekadar upaya melarang penggunaan perangkat elektronik. Konsep ini lebih menekankan pengalaman bersantap, mulai dari menikmati makanan hingga membangun interaksi langsung dengan orang-orang di sekitar.