Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 25 Oct 2026, 19:44 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah kebijakan pemerintah di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap kondisi petani di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, penguatan harga komoditas, dan penghentian impor singkong menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendapatan petani.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, kebijakan Presiden Prabowo Subianto menempatkan petani sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi nasional. Biaya produksi yang lebih terkendali dan harga panen yang membaik diharapkan dapat mendukung kesejahteraan keluarga petani.

Salah satu perubahan yang disampaikan Amran terlihat pada harga singkong. Menurutnya, harga komoditas tersebut naik dari sekitar Rp700 per kilogram menjadi Rp3.000 per kilogram setelah pemerintah menghentikan impor singkong.

Amran juga menyebut Nilai Tukar Petani (NTP) telah mencapai 131,11, yang diklaim sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah. NTP membandingkan indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayarkan, sehingga menjadi salah satu indikator untuk melihat perkembangan daya beli petani.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, padi, jagung, dan singkong merupakan komoditas penting bagi masyarakat di wilayahnya. Ia menyebut hampir 60% masyarakat Lampung berkaitan dengan ketiga komoditas tersebut.

Menurut Rahmat, harga pupuk yang lebih terjangkau dan kenaikan harga komoditas turut mendukung aktivitas ekonomi di daerah pertanian. Namun, perubahan daya beli petani tetap perlu dibaca bersama indikator ekonomi lainnya.

Data Pemerintah Provinsi Lampung mencatat jumlah kendaraan bermotor baru pada semester I 2026 mencapai 83.515 unit, naik 22,15% dibandingkan 68.370 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pembelian kendaraan roda dua meningkat 19,90%, dari 62.464 unit menjadi 74.892 unit.

Sementara itu, jumlah kendaraan roda empat tercatat naik dari 5.906 unit menjadi 7.213 unit berdasarkan penjumlahan kategori dalam data tersebut. Kenaikan pembelian kendaraan menjadi salah satu indikator aktivitas konsumsi, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh pertumbuhan berasal dari pendapatan petani atau kebijakan pertanian.

Selain mendorong perbaikan harga komoditas, Pemerintah Provinsi Lampung juga mengembangkan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Singkong yang sebelumnya banyak dijual sebagai bahan mentah mulai diolah menjadi produk turunan, termasuk tepung mocaf.

Rahmat menyampaikan adanya rencana ekspor mocaf ke Amerika Serikat pada bulan berikutnya. Pengembangan produk olahan ini diharapkan memperluas pasar singkong dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat di tingkat desa.

Amran menegaskan pemerintah akan terus mendukung kebijakan dan regulasi yang dibutuhkan petani. Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah juga dinilai penting untuk menangani persoalan sektor pertanian secara cepat dan tepat.