Siwir-siwir Diduga Uang Pecahan Rp 50.000–Rp 100.000 Ditemukan di TPS Liar Bekasi

Oleh Hidayat Taufik pada 04 Feb 2026, 18:15 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Video yang memperlihatkan cacahan kertas diduga menyerupai uang rupiah beredar luas di media sosial. Potongan kertas tersebut ditemukan berserakan di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kampung Serang, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @sahabatpedulilingkungan, terlihat potongan kertas kecil-kecil yang menyerupai pecahan uang Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Temuan itu memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Sambas Purganda (32), perwakilan keluarga pemilik lahan TPS liar tersebut, membenarkan adanya cacahan kertas seperti dalam video. Ia menjelaskan, lokasi itu kerap digunakan sebagai tempat penimbunan tanah dengan berbagai material campuran, termasuk sampah.

“Yang di video itu memang benar ada. Tujuan kami hanya untuk menguruk dan meratakan tanah. Kami tidak tahu material yang digunakan itu berasal dari apa,” kata Sambas saat ditemui, Selasa (3/2/2026).

Ia mengaku tidak mengetahui apakah potongan kertas tersebut merupakan uang asli atau palsu. Menurutnya, cacahan itu ditemukan dalam kondisi sangat kecil dan berada di dalam karung.

“Bentuknya sudah kecil-kecil sekali. Saya juga tidak tahu itu asli atau palsu. Sekilas memang mirip uang, tapi sudah dicacah,” ujarnya.

Sambas menambahkan, pihaknya tidak pernah memeriksa keaslian benda tersebut karena fokus utama hanya pada proses penimbunan tanah. “Kami tidak pernah mencari tahu. Yang penting tanah bisa diratakan. Kalau beli tanah urukan kan harganya cukup mahal,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Setu AKP Usep Armansyah mengatakan pihak kepolisian masih menunggu informasi lebih lanjut dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten dan Kota Bekasi terkait temuan tersebut.

“Benar ada penemuan potongan kertas tersebut. Saat ini kami masih menunggu hasil koordinasi dan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Usep.Hingga kini, asal-usul cacahan kertas yang diduga menyerupai uang rupiah tersebut masih dalam penelusuran pihak terkait.