SpaceX Siap IPO dengan Valuasi Rp 3.200 Triliun, Musk Pastikan Tidak Akan Lepas Satu Saham pun

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 17 May 2026, 09:04 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Rencana IPO SpaceX semakin menjadi sorotan pasar global. Di tengah proses menuju bursa saham, Elon Musk memastikan dirinya tetap akan mempertahankan seluruh kepemilikan saham di perusahaan antariksa tersebut.

Musk menyampaikan hal itu melalui platform X saat merespons komentar pengguna yang menyarankan dirinya menjual saham setelah masa lockup IPO selesai. Ia menegaskan tidak memiliki niat melepas saham SpaceX meski perusahaan nantinya resmi diperdagangkan di pasar publik.

Laporan Bloomberg menyebut SpaceX tengah mempercepat proses IPO setelah sebelumnya mengajukan dokumen secara rahasia ke Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat. Perusahaan dikabarkan membidik penghimpunan dana hingga 75 miliar dolar AS.

Dengan target valuasi lebih dari 2 triliun dolar AS, IPO SpaceX diprediksi bisa menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar modal dunia. Nilai fantastis itu didorong kuatnya bisnis peluncuran roket dan perkembangan layanan internet satelit Starlink yang terus meluas secara global.

Menjelang pencatatan saham di bursa, pemegang saham perusahaan juga telah menyetujui stock split dengan rasio 5 banding 1. Kebijakan tersebut membuat harga saham menjadi lebih rendah sehingga dinilai lebih mudah dijangkau investor ritel.

SpaceX disebut akan melantai di Nasdaq dengan kode saham SPCX. Proses IPO ini didukung sejumlah bank investasi besar seperti Morgan Stanley, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, Citigroup, hingga Bank of America sebagai penjamin emisi utama.

Kehadiran SpaceX di pasar saham dipandang sebagai momentum besar bagi industri teknologi dan antariksa global. Pasar kini menanti apakah perusahaan milik Elon Musk itu benar-benar mampu mencetak sejarah baru dengan valuasi tembus 2 triliun dolar AS.