Jamkrindo

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 09 Jan 2026, 17:41 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi sumber nutrisi penting bila dikonsumsi secara wajar dan tepat.

American Heart Association menyebut orang dewasa sehat boleh mengonsumsi hingga satu butir telur utuh per hari. Rekomendasi ini menempatkan telur sebagai bagian dari pola makan sehat jantung, bukan lagi makanan yang harus dihindari.

Ahli gizi Laure Manaker, MS, RDN, LD, mencoba membuktikan langsung klaim tersebut. Ia menjalani eksperimen mengonsumsi satu butir telur setiap hari selama sepekan untuk melihat dampaknya terhadap tubuh dan kebiasaan makannya.

Untuk memudahkan, Manaker merebus telur dan menyimpannya di lemari es sebagai camilan siap makan. Di hari lain, telur ia olah sederhana sebagai telur orak-arik, campuran ramen, hingga tambahan menu siang dan malam.

Ia sengaja tidak mengubah pola makan secara drastis. Telur hanya dimasukkan secara alami ke dalam menu harian tanpa teknik pengolahan yang rumit atau tambahan berlebihan.

Hasilnya, Manaker merasakan tingkat energi yang lebih stabil sepanjang hari. Rasa lapar juga datang lebih jarang dibandingkan sebelum eksperimen dilakukan.

Ia mengaitkan perubahan ini dengan kandungan protein berkualitas tinggi dalam telur. Protein membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan energi yang tidak stabil.

Selama seminggu konsumsi telur harian, Manaker juga tidak mengalami gangguan pencernaan atau efek samping berarti. Hal ini memperkuat anggapannya bahwa telur aman dikonsumsi dalam porsi wajar.

Eksperimen ini juga membuatnya lebih sadar akan telur tersembunyi dalam makanan lain, seperti pancake atau kue. Demi menjaga batas satu telur per hari, ia menjadi lebih teliti membaca komposisi menu.

Manaker mengakui kemungkinan sempat melewati batas konsumsi dan berencana menurunkan asupan telur setelah eksperimen selesai. Meski begitu, pengalaman ini memberinya gambaran baru soal peran telur dalam menu sehari-hari.

Di luar pengalaman pribadi, telur dikenal sebagai sumber nutrisi padat dan terjangkau. Satu butir telur mengandung protein lengkap, vitamin B12, yodium, serta kolin yang penting untuk fungsi otak.

Telur juga mengandung sekitar 150 mg kolin, setara 27 persen kebutuhan harian pria dan 35 persen kebutuhan harian wanita. Nutrisi ini berperan dalam daya ingat, suasana hati, dan fungsi kognitif.

Dari sisi kesehatan mata, kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang membantu melindungi retina dari paparan cahaya biru dan risiko degenerasi makula.

Meski bermanfaat, telur tidak cocok untuk semua orang. Individu dengan alergi telur atau kondisi jantung tertentu disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menjadikannya konsumsi rutin.

Bagi masyarakat sehat, para ahli menilai telur tetap aman dikonsumsi secara wajar. Satu butir per hari dinilai cukup untuk mendapat manfaat nutrisi tanpa membebani kesehatan.