Jamkrindo

Terungkap, Treasure Global Jadi Penjual 18,19 Miliar Saham BUMI

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 22 Jan 2026, 10:21 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Sosok penjual 18,195 miliar saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akhirnya terungkap. Aksi jumbo tersebut dilakukan oleh Treasure Global Invesments Limited.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi penjualan dilakukan pada Senin, 19 Januari 2026. Harga transaksi ditetapkan di level Rp380 per saham.

Dengan harga tersebut, Treasure Global Invesments Limited meraup dana sekitar Rp6,914 triliun. Nilai transaksi ini menjadi salah satu yang terbesar di pasar modal sepanjang awal 2026.

Usai transaksi, porsi kepemilikan Treasure Global di BUMI menyusut signifikan. Kepemilikannya turun menjadi 11,805 miliar saham atau setara 3,18 persen.

Sebelumnya, Treasure Global menguasai sekitar 30 miliar saham BUMI atau 8,08 persen. Artinya, perusahaan melepas lebih dari separuh kepemilikannya dalam satu transaksi.

Di hari yang sama, saham BUMI ditutup melemah 28 poin atau 6,76 persen ke level Rp386. Tekanan saham ini terjadi di tengah besarnya volume transaksi.

Tim riset IDX Channel sebelumnya mencatat adanya transaksi crossing saham BUMI di pasar negosiasi. Volume crossing tersebut mencapai sekitar 18,2 miliar saham.

Transaksi dilakukan pada harga rata-rata Rp380 per saham dengan total nilai sekitar Rp6,9 triliun. Proses jual beli difasilitasi oleh Ina Sekuritas Indonesia dengan kode broker RB.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai pihak pembeli maupun tujuan transaksi tersebut. Hal ini memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar.

Pengamat pasar modal Michael Yeoh menilai transaksi ini mengindikasikan pergerakan Grup Salim di BUMI. Ia menyebut broker RB diduga memiliki keterkaitan dengan grup tersebut.

Sebagai informasi, Grup Salim dan Grup Bakrie saat ini sama-sama menjadi pengendali Bumi Resources. Grup Salim masuk setelah mengakuisisi sebagian saham BUMI pada periode 2022–2023.

Di sisi fundamental, BUMI terus mempercepat diversifikasi bisnis. Perusahaan mendorong produksi emas BRMS, peningkatan overburden removal PT Darma Henwa Tbk (DEWA), hingga akuisisi aset emas-tembaga berbiaya rendah.

BUMI juga mulai merambah bisnis bauksit dan alumina melalui Laman Mining. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat portofolio usaha di luar sektor batu bara.