JAKARTA, Cobisnis.com – Perdebatan mengenai kepemimpinan wasit dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir masih terus bergulir. Kali ini, jurnalis asal Arab Saudi, Muhammad Al-Buraiki, memberikan pandangan berbeda dengan membela sebagian besar keputusan sang pengadil lapangan.
Menurut Al-Buraiki, wasit telah menjalankan tugasnya dengan baik dan hanya melakukan satu kesalahan yang dinilainya cukup jelas, yakni saat menganulir gol yang dicetak tim nasional Mesir.
Dalam wawancaranya dengan Al-Arabiya FM, ia menilai berbagai keputusan lain yang diambil wasit masih sesuai dengan Laws of the Game. Kontroversi, menurutnya, muncul karena sejumlah keputusan tersebut lebih banyak menguntungkan Argentina.
"Kesalahan yang paling nyata adalah pembatalan gol Mesir. Selain itu, keputusan lainnya masih dapat dibenarkan sesuai aturan," ujar Al-Buraiki.
Ia mengakui keputusan tersebut memicu reaksi keras dari pendukung Mesir yang merasa gol itu seharusnya disahkan dan berpotensi mengubah jalannya pertandingan.
Al-Buraiki juga menilai besarnya sorotan publik tidak hanya dipengaruhi oleh keputusan wasit, tetapi juga karena pertandingan melibatkan Argentina, salah satu tim unggulan di Piala Dunia.
Laga yang berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk Argentina itu masih menyisakan perdebatan di kalangan pecinta sepak bola. Sebagian pihak menilai wasit melakukan lebih dari satu kesalahan, sementara Al-Buraiki bersikeras bahwa hanya pembatalan gol Mesir yang layak dipersoalkan.
Kemenangan tersebut memastikan Argentina melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi Inggris dalam perebutan tiket menuju partai final.