JAKARTA, Cobisnis.com — Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menggelar rapat pleno perdana pada Kamis (8/10), setelah para anggotanya dilantik pada Jumat (2/10).
Ketua Wantimpres Pratikno mengatakan rapat tersebut membahas mekanisme kerja lembaga untuk mendukung pelaksanaan tugas secara efektif. Pembahasan meliputi pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan, tata kerja, serta dukungan birokrasi.
"Kami membahas mengenai satu, tentu saja memahami undang-undang kaitannya dengan Wantimpres, peraturan, regulasi, dan seterusnya," kata Pratikno, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (9/10/2026).
Rapat tersebut dihadiri 23 dari total 26 anggota Wantimpres. Selain mekanisme kerja, para anggota membicarakan rencana pembentukan satuan tugas atau task force serta prosedur penyampaian nasihat dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Seandainya ada hal-hal yang perlu kami menyampaikan pertimbangan kepada Bapak Presiden atau barangkali Bapak Presiden juga meminta pertimbangan kepada Wantimpres, kita juga harus cepat," ujar dia.
Agenda lainnya mencakup rencana pembentukan enam bidang kerja. Namun, pembagian tersebut belum ditetapkan secara resmi dan masih akan dibahas lebih lanjut sesuai kebutuhan lembaga.
"Pembidangan ada enam yang kita tawarkan tetapi sekali lagi masih terbuka belum, kita akan bahas lebih lanjut," ucap Pratikno.
Pratikno menilai keberagaman latar belakang dan pengalaman anggota Wantimpres menjadi modal penting dalam memberikan masukan kepada Presiden. Karena itu, efektivitas koordinasi dan pelaksanaan tugas menjadi perhatian dalam rapat pleno perdana tersebut.
"Ini adalah menjadi kekayaan yang luar biasa untuk memberikan saran dan pertimbangan kepada Bapak Presiden. Oleh karena itu pleno ini bagaimana kita membuatnya menjadi lebih efektif," ujarnya.
Wantimpres berencana mengadakan rapat pleno secara rutin setiap bulan. Selain itu, lembaga tersebut akan menggelar rapat bidang, rapat pimpinan, serta pertemuan bersama sekretariat sesuai kebutuhan.
"Kita sudah setiap-sejak dilantik hari Jumat-(mulai) hari Senin, kita setiap hari masuk ke kantor ya," katanya.
Anggota Wantimpres Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa rapat pleno berikutnya disepakati berlangsung setiap tanggal 8 setiap bulan, dengan kemungkinan pertemuan tambahan apabila diperlukan.
"Keputusannya, kita pertemuannya setiap tanggal 8 setiap bulannya di luar situasi dan kondisi yang lain. Intinya tiap di tanggal 8," kata Bambang.
Bambang juga menyebut sejumlah isu yang berpotensi masuk dalam pembagian bidang kerja, antara lain keamanan, pertahanan, politik, hukum, keuangan, dan energi. Meski demikian, susunan bidang tersebut belum menjadi keputusan final.
Wantimpres pada era pemerintahan Prabowo terdiri atas 26 orang. Pratikno menjabat sebagai ketua merangkap anggota, sementara posisi wakil ketua dipegang Hatta Rajasa.
Adapun anggota lainnya berasal dari beragam latar belakang, mulai dari kalangan pengusaha hingga tokoh agama. Beberapa di antaranya adalah Nyai Sinta Nuriyah Wahid, Jacky Manuputty, Jusuf Wanandi, dan Rocky Gerung.