Waspada! Banjir Rob Mengancam Pesisir Utara Jakarta pada 17–23 April 2026

Oleh Hidayat Taufik pada 15 Apr 2026, 18:22 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob pada 17–23 April 2026.

Peringatan ini muncul setelah BPBD memantau kondisi pasang surut laut. Selain itu, fenomena Bulan Baru pada 17 April ikut memengaruhi kenaikan air laut.

Kemudian, Perigee pada 19 April memperkuat potensi pasang maksimum. Akibatnya, permukaan air laut diperkirakan meningkat di wilayah pesisir.

Sejumlah kawasan di Jakarta Utara berisiko terdampak. Di antaranya Kamal Muara, Kapuk Muara, dan Penjaringan.

Selain itu, wilayah lain seperti Pluit, Ancol, dan Marunda juga masuk daftar. Begitu juga Cilincing, Kalibaru, hingga Muara Angke.

Tanjung Priok dan Kepulauan Seribu juga perlu waspada. Oleh karena itu, warga di wilayah tersebut diminta siaga, BPBD meminta masyarakat membatasi aktivitas di pesisir. Terutama saat air laut mencapai pasang tertinggi.

Selain itu, warga perlu memastikan drainase lingkungan berfungsi dengan baik. Langkah ini penting untuk mencegah genangan.

Untuk informasi terbaru, warga bisa memantau kanal resmi BPBD dan BMKG. Selain itu, layanan pemantauan banjir Jakarta juga tersedia.

Jika terjadi kondisi darurat, warga dapat menghubungi Jakarta Siaga 112. Petugas akan merespons laporan dengan cepat,Banjir rob ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Misalnya, kegiatan pelabuhan, permukiman pesisir, dan sektor perikanan.