9 Penambang Tewas Tertimbun Longsor, Polisi Ungkap Kenapa Tambang Ilegal di Sijunjung Tak Bisa Sekadar Dilarang

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 15 May 2026, 12:41 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Sembilan penambang emas ilegal tewas tertimbun longsor di Kampung Sintuk, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2026).

Longsor terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat para pekerja sedang melakukan aktivitas tambang dengan metode dompeng. Lokasi tambang disebut sudah aktif selama dua tahun terakhir.

Polres Sijunjung langsung menutup area tambang usai kejadian. Polisi juga masih menyelidiki pihak yang bertanggung jawab atas operasional tambang ilegal tersebut.

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah mengatakan pihaknya sudah berulang kali melakukan penindakan dan sosialisasi soal bahaya tambang ilegal. Namun aktivitas tetap berjalan.

Wali Nagari Guguak, Zainal, menyebut aktivitas tambang makin ramai sejak harga emas naik. Warga juga sempat diminta menghentikan aktivitas karena cuaca buruk dan debit sungai meningkat.

Lokasi tambang berada di pertemuan tiga sungai besar, yakni Batang Kuantan, Batang Ombilin, dan Batang Sinamar. Kondisi itu membuat kawasan rawan longsor saat debit air tinggi.

Menurut Zainal, tambang ilegal sulit dihentikan karena menjadi sumber penghasilan utama warga. Proses evakuasi korban dilakukan bersama oleh warga dan aparat hingga menjelang Maghrib.