JAKARTA, Cobisnis.com – Jaksa Los Angeles County mengungkap kronologi yang mereka yakini menjadi awal dari peristiwa tragis yang menewaskan Celeste Rivas Hernandez. Informasi itu tertuang dalam dokumen setebal sembilan halaman yang mendukung dakwaan pembunuhan terhadap penyanyi d4vd.
Jaksa menyebut hubungan antara Celeste Rivas Hernandez dan d4vd, yang bernama asli David Anthony Burke, diwarnai konflik. Perselisihan besar terjadi pada 22 April 2025 dan menjadi bagian penting dalam penyelidikan.
Menurut dokumen tersebut, Celeste diduga merasa cemburu terhadap hubungan d4vd dengan perempuan lain. Selain itu, jaksa menyatakan penyanyi berusia 20 tahun saat itu membuat korban percaya bahwa mereka memiliki masa depan bersama.
Karena emosi memuncak, Celeste diduga mengancam akan mengungkap informasi yang dapat merusak reputasi d4vd. Jaksa menyebut ancaman itu bertujuan mengakhiri karier sang musisi.
Sementara itu, album studio pertama d4vd berjudul Withered dijadwalkan rilis beberapa hari setelah pertengkaran tersebut. Jaksa menilai situasi itu menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian korban.
Berdasarkan dakwaan, jaksa menuduh d4vd membunuh Celeste yang saat itu berusia 14 tahun. Setelah itu, terdakwa diduga memutilasi jasad korban menggunakan gergaji mesin yang disebut dipesan melalui Amazon.
Hingga kini, kasus tersebut masih bergulir di pengadilan. Jaksa terus menyampaikan bukti untuk mendukung dakwaan, sementara proses hukum terhadap d4vd masih berlangsung.
Perlu dicatat, seluruh tuduhan dalam dokumen jaksa masih harus dibuktikan di pengadilan. Terdakwa tetap berhak atas asas praduga tak bersalah hingga ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.