JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas kesehatan Amerika Serikat masih memusatkan penyelidikan wabah infeksi parasit Cyclospora pada selada iceberg cincang dari Taylor Farms. Keputusan itu tetap diambil meski salah satu hasil uji laboratorium sebelumnya dinyatakan sebagai positif palsu.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyatakan penyelidikan pelacakan distribusi dan data wabah masih mengarah kuat pada selada iceberg cincang yang diproduksi Taylor Farms di Meksiko bagian tengah.
Karena itu, FDA meminta masyarakat tetap menghindari seluruh produk yang termasuk dalam penarikan sukarela Taylor Farms. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko penularan selama penyelidikan berlangsung.
Sebelumnya, Taylor Farms menarik kembali produk selada iceberg yang telah didistribusikan ke 27 negara bagian di Amerika Serikat. Namun, perusahaan tidak merinci nama produk, pengecer, maupun restoran yang menerima pasokan tersebut.
Taylor Farms dikenal sebagai salah satu pemasok utama sayuran segar di Amerika Serikat. Perusahaan itu juga memasarkan selada dan salad kemasan melalui berbagai merek dagang milik jaringan ritel.
Sementara itu, jaringan restoran Taco Bell menghentikan penggunaan selada iceberg cincang dari Taylor Farms di restoran yang berada di lima negara bagian. Keputusan itu diambil sebagai langkah pencegahan di tengah penyelidikan wabah.
FDA sempat mengumumkan bahwa sampel selada Taylor Farms menunjukkan hasil positif mengandung parasit Cyclospora. Namun, sehari kemudian lembaga tersebut menjelaskan hasil uji itu merupakan positif palsu sehingga tidak dapat dijadikan bukti adanya kontaminasi pada sampel.
Meski begitu, FDA menegaskan bukti epidemiologi dan pelacakan distribusi tetap mengarah pada produk Taylor Farms. Oleh sebab itu, investigasi terhadap sumber wabah masih terus berlanjut.