JAKARTA, Cobisnis.com - Bos teknologi Neuralink Elon Musk memprediksi smartphone dalam bentuk fisik pada akhirnya akan menjadi usang dan digantikan oleh teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) serta implan otak.
Musk memperkirakan perubahan tersebut dapat terjadi sebelum 2030 seiring perkembangan teknologi komunikasi dan antarmuka otak-komputer.
Spekulasi mengenai rencana Musk membuat perangkat berbasis AI sebenarnya telah beredar sejak 2025, tetapi ia menegaskan proyek tersebut belum direalisasikan.
Dalam siniar Joe Rogan Experience yang dilihat dari akun media sosial pribadi Musk pada Senin (24/08/2026), ia menyebut perangkat tersebut baru akan dikembangkan apabila benar-benar dibutuhkan.
"Kami tidak akan membuat telepon seluler dalam arti tradisional. Apa yang kita sebut sebagai telepon nantinya hanyalah node periferal untuk inferensi AI yang terhubung secara nirkabel. AI di server akan berkomunikasi langsung dengan AI di perangkat Anda dan menghasilkan video secara real-time dari apa pun yang Anda bayangkan," terang Musk.
Menurut Musk, perangkat masa depan tersebut diperkirakan dapat dikembangkan dalam lima hingga enam tahun ke depan dan tidak lagi bergantung pada sistem operasi maupun aplikasi konvensional.
Gawai itu nantinya lebih menyerupai antarmuka layar dan audio yang memungkinkan manusia berinteraksi langsung dengan AI.
"Apa pun yang Anda pikirkan, atau apa pun yang diprediksi oleh AI sebagai kebutuhan Anda, perangkat ini akan langsung menampilkannya," lanjutnya.
Visi mengenai berakhirnya penggunaan perangkat fisik sebelumnya juga pernah disampaikan Musk dalam ajang Neuralink 2025.
Saat itu, ia menyebut smartphone dapat tergantikan apabila teknologi implan otak semakin canggih dan aman untuk digunakan secara luas.
Pengembangan teknologi tersebut telah dilakukan Neuralink sejak Januari 2024 ketika perusahaan berhasil menanamkan chip otak pertama pada Noland Arbaugh.
Arbaugh yang mengalami kelumpuhan total akibat kecelakaan pada 2016 kemudian dapat mengendalikan kursor komputer dan bermain gim video menggunakan pikirannya.