Ilmuwan Luncurkan Gerakan Fed UP!, Desak Regulasi Ketat Makanan Ultra-Proses di AS

Oleh Zahra Zahwa pada 04 Jun 2026, 10:21 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayoritas warga Amerika Serikat menginginkan tindakan lebih tegas terhadap makanan ultra-proses atau ultraprocessed foods (UPF). Hasil survei terbaru menunjukkan 77% responden mendukung label peringatan besar pada seluruh kemasan makanan ultra-proses.

Selain itu, hingga 70% responden ingin pemerintah melarang iklan makanan ultra-proses di tayangan televisi anak. Sebanyak 87% responden juga meminta pemerintah menguji seluruh bahan kimia buatan sebelum digunakan dalam produk pangan.

Temuan tersebut muncul dalam survei yang dipublikasikan di American Journal of Public Health. Profesor psikologi Universitas Michigan, Ashley Gearhardt, mengatakan masyarakat mulai mempertanyakan cara industri memproduksi dan memasarkan makanan.

Karena itu, Gearhardt bersama sejumlah peneliti meluncurkan kampanye baru bernama Fed UP!. Gerakan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai risiko makanan ultra-proses.

Selain itu, Fed UP! menyediakan informasi ilmiah, video edukasi, dan panduan advokasi bagi masyarakat. Kampanye itu juga mendorong warga untuk mengajukan perubahan kebijakan kepada pemerintah daerah dan sekolah.

Menurut para peneliti, pemerintah dan industri terlalu lambat merespons kekhawatiran publik. Profesor kebijakan kesehatan Universitas California San Francisco, Laura Schmidt, menilai regulasi saat ini masih jauh dari memadai. Ia menyoroti minimnya pengawasan terhadap bahan tambahan kimia dalam makanan ultra-proses.