Kementan Perketat Pengawasan Penyakit Zoonosis Jelang Idul Adha 1447 H

Oleh Desti Dwi Natasya pada 12 May 2026, 18:36 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pertanian memperketat pengawasan penyakit zoonosis dan keamanan pangan asal hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas dan distribusi ternak di berbagai daerah menjelang pelaksanaan kurban.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pengawasan kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan nasional, khususnya saat lalu lintas ternak meningkat signifikan.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh jumlah produksi, tetapi juga kualitas serta jaminan keamanan produk pangan yang dihasilkan.

Ia juga menekankan pentingnya sumber daya manusia pertanian dan peternakan yang profesional serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti mengatakan penguatan kompetensi SDM menjadi fondasi utama dalam pencegahan penyakit hewan di lapangan.

Sebagai bagian dari mitigasi zoonosis, Kementan melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu meningkatkan edukasi nasional terkait pengawasan kesehatan hewan dan penanganan daging yang aman.

Materi pelatihan meliputi pemeriksaan kesehatan hewan sebelum pemotongan, pemeriksaan organ dan karkas, penerapan sanitasi dan higiene, hingga tata cara distribusi daging sesuai prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Kementan juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai sejumlah penyakit zoonosis seperti anthrax, brucellosis, Lumpy Skin Disease (LSD), Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), jembrana, dan infeksi cacing hati yang dapat menular melalui hewan terinfeksi maupun pangan asal hewan yang tidak ditangani dengan tepat.